Dituding Selewengkan Dana Desa, Kades Oinlasi Sebut Laporan FMPP Tidak Sesuai Fakta

TTS Kupang,2 Mei 2025,kpksigap.com
Dilaporkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS atas dugaan penyelewengan Dana Desa Tahun 2024 termasuk sejumlah proyek yang di kerjakan tidak sesuai sepesifik,  Kepala Desa  (Kades)  Oinlasi, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS) Yermias Nomleni, akhirnya buka suara.
 Menurut Yermias, kepada media KPK S8GAP katakan bahwa  apa yang dituduhkan FMPP melalui Ketuanya Dominggus Nomleni terkait sejumlah proyek yang dikerjakan asal – asalan dan tidak sesuai spesifik adalah  fakta yang tidak benar, mengada – ada dan terkesan di paksakan.
” Ini orang yang sama saja dari dulu sampai sekarang  suka cari hal. Selain buat laporan tidak sesuai fakta, juga suru wartawan tulis berita  secara sepihak tanpa konfirmasi saya selaku Kepala Desa”.ungkap Yermias kepada media ini, Rabu (30/4/2025).
Yermias menegaskan, apa yang di laporkan FMPP ke Kejari TTS pada Senin, 28/4/2025, seperti menuding pembangunan 15 unit WC/MCK, pembukaan jalan baru di Desa  Eno dan jalan rabat di Dusun I Tumu, sebagai sebuah penyelewengan adalah tidak benar dan berita bohong.
“Katanya   Ketua FMPP Oinlasi tapi  bukan warga Oinlasi dan sudah pindah ke Soe. Sejak tahun 2016 bersaing dengan saya sebagai calon kepala desa dua kali tapi tidak lolos. Calon anggota DPR TTS  empat kali tidak lolos, tapi selalu cari hal dengan semua laporan nya yang tidak pernah terbukti.”.ujar Yermias.
Selain membuat laporan yang  tidak sesuai  fakta di lapangan lanjut Yermias,  apa yang di sebut FMPP terkait 15 unit WC itu juga tidak benar karena anggaran kami cuma sepuluh (10) unit saja. Begitupun terkait dana Rp. 3 miliar itu dari mana.
“Coba saudara Dominggus jelaskan dan tunjukin dimana 15 unit WC yang saudara bilang itu? Juga jelaskan dari mana angka Rp 3 miliar yang saudara sebut itu?.” tanya Yermias
Baginya tudingan yang tidak berdasarkan fakta sebagaimana di laporkan FMPP  adalah sebuah penyesatan.
 “Saya sudah dua periode jadi Kades Oinlasi dan sudah ulang – ulang  di periksa oleh  pihak terkait hingga Kejaksaan TTS, tapi tidak ada temuan. Jadi bagi saya  bukan hal baru lagi, apalagi  yang suka lapor saya adalah orang yang sama saja.”.tutup Yermias.
KPK Sigap Red Yohanes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *