Demo di DPRK, Bupati Tanggapi Tuntutan Massa, Soal Jalan Rusak Bukan dari Februari 2025

Demo di DPRK, Bupati Tanggapi Tuntutan Massa, Soal Jalan Rusak Bukan dari Februari 2025

ACEH SINGKIL -KPKsigap.com, Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH tanggapi tuntutan massa gabungan aliansi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, di desa Kampung Baru, Singkil Utara, Jum’at (5/9/2025).

Aksi puluhan massa yang terdiri dari mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) disambut oleh unsur Forkompimda, Anggota DPRK dan dikawal ketat oleh pihak keamanan TNI-Polri, Satpo-PP dan WH, serta BPBD Aceh Singkil.

Adapun tuntutan massa yang membawa spanduk dan poster bertuliskan “Aceh Singkil Gelap” serta sejumlah tuntutan lain yang mereka bentangkan di barisan depan aksi, diantaranya terkait persoalan jalan provinsi yang rusak parah.

“Kawan-kawan, mari kita dengarkan dulu pendapat beliau, bagaimana pendapatnya terhadap korban yang sudah terjadi,” kata salah satu Orator.

Sebelum menanggapi tuntutan massa, Bupati Aceh Singkil mempertanyakan apakah menanggapi dengan bahasa daerah (kampung) atau bahasa Indonesia, yang ingin membuktikan kecintaannya terhadap daerah kelahirannya.

“Kalian semuanya kaum beak ku yang berhadir, saya dilantik 15 Februari 2025, kira-kira dari Februari jalan itu rusak, tentu tidak kan, tetapi aku berupaya, baru tiga bulan aku dilantik, tapi alhamdulillah, dalam tahun ini dibangun terus jalan ini,” kata Bupati.

Menanggapi penyampaian Bupati, masa kemudian mempertanyakan balik dengan kalimat “kapan dikerjakan Pak”.

“Jalan sekarang ini dalam proses tender di Banda Aceh, (kewenangan pemerintah provinsi) kalau bulannya, yang jelas tendernya sekarang, untuk menentukan siapa pemenang nya, dan sebagian sudah ada pemenang (jalan Singkil-Kuala Baru) akhir tahun ini mungkin dikerjakan juga yang lain,” terang Bupati menanggapi pertanyaan massa, terkait bulan nya.

Terakhir, Bupati Aceh Singkil mengimbau kepada semua untuk membangun bersama demi kemajuan Aceh Singkil untuk kedepannya.

“Mengkritik boleh, tapi mengkritik untuk membangun, siapa lagi membangun untuk daerah kita, kalau bukan kita, coba kalian lihat, di DPRA Banda Aceh tidak ada perwakilan kita, di DPR RI Jakarta begitu juga tidak ada putra Aceh Singkil, itu memang harus kita renungkan, kalian penerus nanti untuk kedepan,” tutup Bupati, disambut mahasiswa mari kita dukung Pak Oyon calon DPR RI.

Reporter
Sutan Ilyas
Editor mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *