KEPULAUAN ARU PROVINSI MALUKU ,KPKSIGAP .COM –Berlarut larut laporan Warga desa Erersin kecamatan Aru selatan Utara Kabupaten Kepulauan Aru Provinsi Maluku di tangani lnspektorat kepulauan Aru .
Beberapa warga Desa Erersin kepada KPK – SIGAP Jumat (13/2/2026 ) yang namanya tidak di publikasihkan mengatakan bahwa , laporan kami sudah cukup lama di layangkan ke lnspektorat kepulauan Aru sejak bulan Oktober 2025 . Namun ,laporan kami hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak lnspektorat kepulauan Aru kepada kami .
Laporan yang di layangkan ke lnspektorat kepulauan Aru terkait dugaan penggelapan Bantuan langsung Tunai ( BLT ) tahun 2021 ,2022 , 2023 , dn 2024 senilai Rp.45.000.000. .
Taka hanya bantuan langsung tunai ( BLT ) tetapi juga tunjangan Badan permuswaratawan Desa ( BPD ) senilai Rp.19.200.000.
Hak hak kader Posyandu senilai Rp. 13.800.000. Dan hak hak Bidan Desa Rp.6.720.000 .
Hal tersebut dengan adanya dugaan penggelapan anggaran Bantuan langsung Tunai ( BLT ) tunjangan BPD ,hak hak kader Posyandu dan Bidan Desa , kami berharap lnspektorat kepulauan Aru .
Segera memanggil kepala desa Erersin ” Naftali Gaiteborbir’ untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan .
Kepala lnspektorat kepulauan Aru ” Roy Heatubun yang di hubungi KPK – SIGAP Jumat (13/2/2026) melalui Via WhatsApp untuk mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan laporan Warga Desa Erersin” namun kepala inspektorat kepulauan Aru belum merespon.
( KORWIL MALUKU – BOGER



