KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI — Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, secara resmi meluncurkan radio komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (23/7/2026). Inisiatif yang digagas oleh Asosiasi KDKMP ini diproyeksikan menjadi sarana komunikasi sekaligus percontohan bagi daerah lain.
Dalam sambutannya, Qodari menyampaikan bahwa keberadaan radio komunitas ini dirancang sebagai wadah pertukaran informasi transparan, baik bagi jajaran pengurus maupun warga sekitar.
“Ini radio komunitas yang diharapkan menjadi medium pertukaran. Bukan hanya pengurus, masyarakat juga bisa terus memantau perkembangan dan aktivitas koperasi,” ujar Qodari.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi melalui saluran udara ini mempermudah warga dalam mengecek ketersediaan komoditas hingga pembaruan harga barang di KDKMP secara real-time.
Pemerintah, lanjut Qodari, tengah mengkaji skema pengembangan agar konsep serupa dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Jaring Aspirasi dan Penguatan Tata Kelola
Selain agenda peresmian saluran radio, kegiatan yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan Asosiasi KDKMP Banyuwangi di bawah kepemimpinan Imam Maskun, serta diskusi publik.
Sejumlah dinamika lapangan disampaikan oleh para anggota koperasi yang hadir, terutama terkait kepastian pasokan komoditas bersubsidi—seperti elpiji, beras, dan minyak goreng—agar distribusi tetap stabil. Isu percepatan infrastruktur KDKMP juga menjadi sorotan utama.
Menanggapi hal tersebut, Qodari berkomitmen meneruskan aspirasi daerah ke tingkat pusat. “Temuan dan masukan di Banyuwangi ini akan saya koordinasikan dengan Menteri Koperasi serta pihak Agrinas Pangan yang mengawal tahap awal pembentukan Koperasi Merah Putih,” tegasnya.
Progres Pembangunan di Daerah
Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi, Suratno, memaparkan pemetaan KDKMP di wilayahnya.
Dari total 217 desa dan kelurahan, sebanyak 17 unit KDKMP telah beroperasi aktif, 61 unit telah rampung 100 persen, sementara 136 unit lainnya sedang dalam tahap pembangunan dan perizinan legalitas.
“Pemerintah Kabupaten terus memantau progres fisik KDKMP memanfaatkan basis data Kodim, sembari memberikan pendampingan intensif bagi para calon manajer koperasi,” jelas Suratno.
Ketua Asosiasi KDKMP Banyuwangi, Imam Maskun, menegaskan bahwa Radio Merah Putih disiapkan sebagai jembatan interaksi publik. Akses siaran dapat dijangkau secara daring melalui platform radiomerahputih.com.
“Radio ini disiapkan sebagai ruang pelayanan dan interaksi harian. Salah satu fokus utamanya adalah memperbarui informasi harga kebutuhan pokok setiap hari, sehingga masyarakat mendapat rujukan harga yang pasti dan akurat,” pungkas Imam. Sumber berita: (Red Jas)




