‎HVK Edukasi Publik: Tidak Semua Jalan Rusak Jadi Tanggung Jawab Gubernur Sulut

‎MANADO — kpksigap.com, Jumat,17 Oktober 2025.
‎Belakangan ini, sejumlah akun media sosial gencar menyoroti dan menyudutkan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak di beberapa wilayah.

‎Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara, Herol Vresly Kaawoan (HVK), angkat bicara dan mengedukasi masyarakat agar memahami secara jelas soal pembagian kewenangan pengelolaan jalan di Provinsi Sulut.

‎“Penting untuk kita pahami bersama bahwa jalan di wilayah Sulut memiliki pembagian kewenangan yang berbeda-beda. Tidak semua jalan menjadi tanggung jawab Gubernur,” tegas HVK.

‎Ia kemudian menjelaskan:

‎- Jalan Nasional menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.
‎- Jalan Provinsi menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
‎- Jalan Kabupaten/Kota menjadi kewenangan pemerintah daerah masing-masing.

‎“Jadi, jangan langsung menyalahkan Gubernur atas semua jalan rusak. Kita harus cerdas memilah kewenangan sesuai aturan,” ujar HVK yang juga merupakan Staf Khusus Gubernur Sulut itu.

‎Lebih lanjut, HVK menegaskan bahwa untuk jalan provinsi yang mengalami kerusakan, dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan yang tepat.

‎“Kami akan mendorong Inspektorat melakukan review dan audit terhadap proyek-proyek jalan yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi. Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi, tentu akan menjadi catatan serius bagi Inspektorat maupun aparat penegak hukum (APH),” ungkap HVK.

‎Ia juga menginformasikan bahwa sejumlah ruas jalan provinsi sudah masuk dalam APBD Perubahan dan akan mulai dikerjakan pada akhir tahun 2025.

‎“Kami pastikan, pemerintah provinsi tetap berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan demi kelancaran aktivitas masyarakat Sulawesi Utara,” tandas HVK, yang juga dikenal sebagai mantan Pimpinan Komisi I DPRD Sulut periode 2019–2024.. (oby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *