Memasuki Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Area Pencarian Pemanah Ikan yang Hilang di Perairan Pulau Merah

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Upaya pencarian terhadap Krida Herbayu, seorang pemanah ikan (spearfisher) yang dilaporkan hilang di kawasan perairan Pulau Merah, Kabupaten Banyuwangi, terus ditingkatkan. Memasuki hari ketiga operasi, Kamis (16/7), tim SAR gabungan memutuskan untuk memperluas radius penyisiran guna menemukan keberadaan korban.

 

Koordinator Pos SAR Banyuwangi menjelaskan bahwa perluasan area pencarian ini dilakukan berdasarkan analisis arah arus laut dan kondisi angin di sekitar lokasi kejadian. Langkah ini diambil demi memaksimalkan peluang ditemukannya korban yang hilang sejak awal pekan lalu.

 

“Kami membagi tim menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Ada yang melakukan penyisiran di perairan menggunakan perahu karet, dan ada juga tim darat yang memantau sepanjang garis pantai,” ujar perwakilan operasi gabungan saat memberikan keterangan di posko taktis.

 

Kendala Cuaca dan Gelombang Tinggi

 

Meskipun radius pencarian telah diperlebar, tim di lapangan dihadapkan pada tantangan alam yang cukup berat. Karakteristik perairan Pulau Merah yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia membuat tim SAR harus ekstra waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis.

 

Beberapa faktor utama yang menjadi tantangan dalam operasi ini antara lain:

 

Gelombang Laut: Tinggi gelombang yang fluktuatif membatasi ruang gerak perahu penyelamat.

Arus Bawah Laut: Arus bawah yang kuat di sekitar tebing-tebing karang menyulitkan proses penyelaman.

 

Jarak Pandang: Tingkat visibilitas di dalam air yang terbatas akibat sedimentasi pasca-pasang.

Sinergi Lintas Sektor

Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi dari berbagai unsur penegak hukum dan relawan lokal. Selain personel Basarnas, pencarian ini juga diperkuat oleh:

 

Anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi

 

Personel TNI AL

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Relawan RAPI dan kelompok nelayan tradisional setempat.

 

Pihak keluarga korban yang berada di lokasi posko terus berharap dan memantau perkembangan proses pencarian ini dengan didampingi oleh tim trauma healing setempat. Tim SAR menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyisiran secara optimal sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *