Cipayung Plus Kota Baubau Gelar Pembakaran 1000 Lilin Mengenang September Kelam

Cipayung Plus Kota Baubau Gelar Pembakaran 1000 Lilin Mengenang September Kelam

Kpksigap.com – Baubau, 30 September 2025 – Dalam suasana hening yang penuh refleksi, Cipayung Plus Kota Baubau menggelar aksi pembakaran 1000 lilin pada malam Rabu 30/09/25, sebagai bentuk penghormatan dan peringatan atas peristiwa-peristiwa kelam yang terjadi di bulan September dalam sejarah bangsa Indonesia.

Aksi simbolis ini dilaksanakan di depan pelataran kampus UMButon, dengan dihadiri oleh puluhan aktivis dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus, antara lain ,IMM, LMND GMNI, PMII. Pembakaran lilin dilakukan secara serentak diiringi doa bersama dan orasi kebangsaan dari masing-masing perwakilan organisasi.

“September adalah bulan yang tidak bisa kita lupakan begitu saja. Ada banyak luka sejarah yang terjadi, mulai dari tragedi 1965, pembunuhan aktivis HAM, ditembak nya oleh oknum kepolisian Randi serta Yusuf yang mengalami repsifitas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, hingga berbagai kasus pelanggaran hak asasi manusia yang hingga hari ini belum menemukan titik terang. Melalui aksi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah dan terus memperjuangkan keadilan,” ujar salah satu koordinator aks cipayungi.

Aksi ini juga menjadi ruang refleksi bersama atas nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan yang menjadi cita-cita besar reformasi, namun kerap kali diabaikan oleh para penguasa.

Selain pembakaran lilin, kegiatan ini juga diisi dengan orasi ilmiah, pembacaan puisi, serta pemutaran musik akustik bertema perjuangan. Suasana khidmat dan haru menyelimuti seluruh peserta yang hadir, menandakan bahwa ingatan akan masa lalu masih hidup di hati generasi muda.

Cipayung Plus Kota Baubau berharap aksi ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, khususnya pemerintah dan juga aparat penegak hukum, untuk tidak lagi menutup mata terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lalu.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Dan tugas kita hari ini adalah memastikan bahwa kebenaran dan keadilan tetap diperjuangkan,” tambahnya.

Dengan menyalakan 1000 lilin di malam kelam ini, Cipayung Plus Kota Baubau mengirimkan pesan kuat bahwa harapan akan perubahan dan tegaknya keadilan masih menyala, sekecil apapun cahaya itu.

Reporter La Ode
Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *