‎Langkah Strategis Menuju DOB Amurang: Tokoh Nasional hingga Masyarakat Bersatu Suara

‎Amurang, Minsel, kpksigap.com, Senin, 28 Juli 2025 .
‎Langit Amurang menjadi saksi semangat perjuangan yang menyala-nyala pada Jumat, 25 Juli 2025, ketika berbagai elemen masyarakat dan tokoh berpengaruh berkumpul dalam forum penting membahas masa depan Amurang sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB).

‎Pertemuan yang berlangsung penuh antusiasme ini dipimpin langsung oleh Senator DPD RI/MPR RI Ir. Stevanus BAN Liow, MAP, yang menyuarakan komitmen kuat di tingkat nasional untuk mengawal aspirasi pemekaran wilayah Amurang.

‎“Pemekaran bukan sekadar soal administratif, tetapi soal keadilan pembangunan dan akses pelayanan yang lebih cepat dan merata. Amurang sudah sangat layak menjadi DOB,” tegas Senator Liow dalam sambutannya.

‎Turut mendampingi beliau, sejumlah tokoh terkemuka yang telah lama memperjuangkan cita-cita ini, di antaranya:

‎Bapak Jopi Langie,
‎Bapak Ventje Tuela,
‎Prof. Dr. Jefry Lengkong,
‎Dr. Every Liow,
‎Drs. Fery Mohede,
‎Ketua Umum Forkom DOB Amurang Boy Tumiwa,
‎Sekretaris Forkom Jack Wauran,
‎beserta panelis-panelis handal lainnya dari berbagai disiplin ilmu.

‎Kegiatan ini turut melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari berbagai lapisan — tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, hingga simpatisan yang datang dengan satu harapan: Amurang menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera sebagai daerah otonom.

‎Ketua Umum Forkom DOB Amurang, Boy Tumiwa, menegaskan bahwa perjuangan ini telah melalui proses kajian komprehensif baik dari sisi yuridis, teknokratis, geografis maupun sosiologis.

‎“Kami tidak datang membawa mimpi, tetapi membawa data, realita, dan kebutuhan mendesak masyarakat. Inilah saatnya Amurang berdiri di atas kaki sendiri,” ucapnya penuh semangat.

‎Diskusi berlangsung dinamis dan produktif, menelurkan sejumlah rekomendasi strategis untuk segera ditindaklanjuti ke pemerintah pusat. Para peserta sepakat, bahwa moratorium pemekaran wilayah yang kini tengah dievaluasi harus dibuka dengan pertimbangan objektif dan keadilan pembangunan.

‎Langkah-langkah lanjutan pun telah dipetakan, mulai dari penyempurnaan dokumen proposal DOB, konsolidasi lintas tokoh dan lembaga, hingga rencana audiensi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Presiden RI.

‎Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum formal, tapi juga momentum kebangkitan baru: kebangkitan Amurang untuk masa depan yang lebih baik, lebih dekat dengan rakyat, dan lebih berdaulat dalam pembangunan.

‎“Amurang Bergerak – Rakyat Mendukung – Masa Depan Dimenangkan!”l

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *