KEPULAUAN ARU ,MALUKU ,KPKSIGAP .COM – Kepala pelabuhan perikanan pantai Dobo segera menertibkan kapal kapal perikanan yang berlabuh di kolom pelabuhan yossudarso Dobo yang bukan tempat labunya atau pelabuhan perikanan pantai Dobo.
Kepala kantor unit penyelenggara pelabuhan kelas lll Dobo Ruswan Wasurwut kepada KPK – SIGAP di kediamanya jumat (25/7/2025) mengatakan bahwa ada lagi beberapa kapal perikanan yang labuh lagi di kolom pelabuhan yossudarso Dobo.
Sambung Ruswan” semestinya kepala pelabuhan perikanan pantai Dobo Reynaldo Hiariej harus menertibkan kapal kapal perikanan yang berlabuh sembarangan di kolom pelabuhan yossudarso Dobo yang bukan tempat labuh atau kolom pelabuhan perikanan pantai Dobo.

Di kuatirkan jangan sampai kapal kapal tersebut berlabuh hingga menutupi alur masuk dan keluar kapal PELNI . Hal ini bisa menimbulkan kecelakaan lalulintas laut,Ujar Ruswan.
Kepala pelabuhan perikanan pantai Dobo “Reynaldo Hiariej” yang di konfirmasi di ruang kerjanya, senin (28/7/2025) menjelaskan bahwa dirinya selalu menghimbau mengarahkan dan mengajak kapal kapal perikanan agar tidak boleh berlabuh dikolom pelabuhan yossudarso Dobo yang mengganggu alur masuk dan keluar kapal niaga dan kapal kapal PELNI. Karena sesuai aturan kapal kapal perikanan harus berlabuh di kolom pelabuhan perikanan”akuinya.
Sudah pernah terjadi kapal PELNI menabrak kapal penangkap ikan hal itu karena keselahan kapal penangkap ikan tersebut yang mana sudah labuh menutupi alur masuk kapal PELNI” Ungkap Heariej.
Maka ini Reynaldo” meminta kepada teman teman syhabandar pelabuhan kelas lll Dobo kalau mau mengambil langkah penertiban kapal kapal perikanan yang labuh di kolom pelabuhan yossudarso Dobo sesuai aturan kami persilahkan .
Dan atas kunjungan KPK – SIGAP di kantor ini akan menjadi perhatian kami kedepan jika terjadi lagi maka kami memberikan teguran berupa penundaan penerbitan SPB atau penertiban lain agar bisa menjadi efek jerah”Ujar Hiariej.
Terpisah syhabandar pelabuhan perikanan pantai Dobo “Melianus Kakori di ruang kerjanya mengatakan nantinya kami berkordinasi bersama SATKER perikanan untuk langkah langkah apa yang bisa di ambil.
( KPK – SIGAP -RED – BOGER




