Labuan Bajo, www.kpksigap.com – // Keluhan dari 2.286 petani penerima pupuk subsidi yang tersebar di 183 kelompok tani ( Poktan) di 13 desa di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur atas kenaikan harga tebusan pupuk subsidi yang sangat jauh melampaui batas harga eceran tertinggi ( HET) yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, mendapat perhatian dari Pengecer Pupuk Subsidi Kecamatan Pacar Yohanes Ilham Jomi dari Toko Simpati . Perhatian ini tampak melalui surat pernyataan bermeterai yang ditandatangani oleh sejumlah pihak yang turut hadir dalam rapat khusus di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo , Flores – Nusa Tenggara Timur,Rabu, 4/6/2025.
Hasil pemantauan dan investigasi penyaluran pupuk subsidi oleh Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur ( LMI-NTT) dan Tim Investigasi Nasional Media KPK-SIGAP di kelompok tani setiap desa di Kecamatan Pacar mengindikasikan adanya penjualan pupuk subsidi melampaui HET sebesar Rp 227.500 per 100 kg pupuk urea dan Ponska dengan ukuran masing-masing 50 kg, hingga Rp 330.000 per 100 kg atau per pasang pupuk subsidi yang terdiri dari pupuk urea 50 kg dan Ponska 50 kg .
” Anggota kelompok tani di sejumlah desa dalam wilayah Kecamatan Pacar yang berhasil kami temui mengeluhkan hal yang sama . Mereka mengeluh karena ulah oknum berinisial HJ alias BH yang menjual pupuk subsidi kepada anggota Poktan melampaui HET . Seharusnya harga tebusan pupuk bersubsidi di lini 4 atau lini terakhir di gudang pengecer sebagai titik serah pupuk subsidi dari pengecer ke petani penerima pupuk subsidi hanya sebesar Rp 227.500. Namun oknum HJ alias BH justru meminta tebusan kepada para petani sebesar antara Rp 320. 000 hingga Rp 330.000 per pasang pupuk subsidi sejak 2023-2024,” ungkap Ketua LMI-NTT, Marsel Pelealu bersama Sekretaris LMI NTT, Adrianus Jehamat kepada media ini di Labuan Bajo,Manggarai Barat, Kamis , 5/6/2025 .
Sebelumnya , kepada media ini , Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat, Laurensius Halu, S.St., menuturkan seraya menunjukan adanya surat pernyataan dari pengecer pupuk subsidi Kecamatan Pacar, Yohanes Ilham Jomi dari Toko Simpati dengan alamat Wulang , Desa Manong , Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.
” Hari ini, Pengecer Pupuk Subsidi untuk Kecamatan Pacar atas nama Yohanes Ilham Jomi telah menandatangani surat pernyataan,” tegas Kadis Laurens Halu kepada Ketua LMI NTT, Rabu, 4/6/2025 .
Diruangan terpisah , dihari yang sama di Kantor Dinas Pertanian , Kabid Prasarana Pertanian ( PSP) Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat, Ino Ebarjo , S.Pt., kepada media ini membenarkan seraya menunjukan adanya surat pernyataan dari Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar dari Toko Simpati atas nama Yohanes Ilham Jomi .
” Benar , pada hari ini tadi , Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar dari Toko Simpati atas nama Yohanes Ilham Jomi telah menandatangani surat pernyataan,” ungkap Kabid PSP kepada Media KPK SIGAP seraya menyerahkan satu lembar dokumen surat pernyataan , Rabu , 4/6/2025.
Surat pernyataan bermeterai tertanggal 4 Juni 2025 secara sadar , pengecer resmi pupuk bersubsidi Kecamatan Pacar ini memuat dua hal . Pertama ; ” Bersedia menjual harga pupuk bersubsidi di wilayah layanan saya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi ( HET) dengan harga yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tertuang pada Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia Nomor 644/ KPTS/SR.310/M.11/ 2024, Tanggal 19 November 2024. 1. Pupuk Urea Rp 2.250 / kg, 2. Pupuk Ponska Rp 2.300/kg .”
Kedua : ” Apabila dikemudian hari saya menjual pupuk pupuk bersubsidi diluar dari Harga Eceran Tertinggi (HET) maka saya bersedia dituntut secara hukum sesuai dengan peraturan dan ketentuan perundangan undangan yang berlaku dan dicabut ijin sebagai pengecer resmi pupuk bersubsidi di Kecamatan Pacar.
Surat pernyataan ini dihasilkan dalam pertemuan resmi di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat. Pertemuan ini dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat bersama jajaran. Turut hadir , Perwakilan Pupuk Indonesia Wilayah Flores , Ilham Maslahul Ahlam bersama Asisten Acounting Exevutif ( AAE) Pupuk Indonesia, Indrawan Jaelani, Distributor Pupuk Manggarai Barat CV.Harum Jaya , Camat Pacar diwakili Sekcam , Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP) Pacar , Benediktus Mursono, Kepala Perwakilan PT Petrokimia Gersik Cabang Flores di Labuan Bajo, dan Perwakilan Kelompok Tani Dangka , Desa Compang , Kecamatan Pacar.
Surat pernyataan yang ditandatangani Pengecer Pupuk Kecamatan Pacar ini disaksikan oleh lima pihak dan turut diketahui oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat.
Lahirnya surat pernyataan ini merupakan buah manis dari perjuangan segenap warga kelompok tani di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya dari 2.286 orang petani penerima pupuk subsidi yang tersebar di 183 kelompok tani di 13 desa di Kecamatan Pacar melalui Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur bersama Tim Investigasi Nasional Media KPK-SIGAP !
Diharapkan surat pernyataan ini menjadi alat kontrol dari berbagai pihak terkait penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Manggarai Barat kini dan kedepan agar berjalan sesuai aturan sebagai kemestian negara hukum.***
Manado — kpksigap.com, Senin, 20 Oktober 2025. Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Reza Sofian, S.H., bersama jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, hari […]
Jakarta, kpksigap.com – 16 Desember 2024 Forum Membangun Desa (FORMADES) mengecam keras peredaran pupuk palsu yang telah merugikan petani hingga Rp 3,2 triliun. Kasus ini […]
KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI BANYUWANGI – Gelaran Jagoan Banyuwangi 2025 kembali memukau dengan inovasi dari para talenta muda lokal. Ajang yang diinisiasi oleh […]