Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup Akibat Gelombang Tinggi, Antrean Kendaraan Mengular

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

Banyuwangi, 26 Juni 2025 – Penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Pulau Bali via Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, lumpuh total sejak pagi ini. Penutupan dilakukan karena kondisi cuaca ekstrem di Selat Bali, yang ditandai dengan gelombang tinggi membahayakan pelayaran. Akibatnya, antrean kendaraan mengular panjang hingga beberapa kilometer, memicu kemacetan parah dan rasa frustrasi di kalangan pengendara.

 

Otoritas pelabuhan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), mengumumkan penutupan sementara ini demi keselamatan. “Kami terpaksa menghentikan operasional pelabuhan karena ketinggian gelombang di Selat Bali mencapai puncaknya, sangat membahayakan kapal yang akan melintas,” ujar seorang petugas ASDP di lokasi. Ia menambahkan, keputusan ini diambil berdasarkan informasi dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gelombang tinggi.

 

Sejak pukul 08.00 WIB, kendaraan roda empat hingga truk-truk besar sudah memadati area parkir pelabuhan dan membanjiri badan jalan. Situasi makin pelik dengan banyaknya kendaraan logistik yang harus segera sampai tujuan di Bali. Supriadi (45), seorang sopir truk yang hendak mengantar barang ke Denpasar, mengaku sudah terjebak antrean lebih dari tiga jam. “Saya sudah dari subuh berangkat, tapi sampai sini malah begini. Semoga cepat normal lagi, kalau tidak, bisa rugi banyak,” keluhnya.

 

Tak hanya kendaraan logistik, ratusan kendaraan pribadi dan bus pariwisata yang ingin menyeberang ke Bali pun ikut terdampak. Penumpang terlihat turun dari kendaraan, mencari tempat berteduh, atau sekadar berinteraksi dengan sesama pengendara yang terjebak dalam situasi serupa. Beberapa pedagang asongan memanfaatkan momen ini dengan menjajakan dagangan mereka, dari makanan ringan hingga minuman dingin, di bawah terik matahari yang menyengat.

 

Pihak kepolisian lalu lintas dan Dinas Perhubungan setempat telah dikerahkan untuk mengatur arus kendaraan dan mengimbau pengendara agar bersabar. Mereka juga mengarahkan beberapa kendaraan untuk beristirahat di kantong-kantong parkir sementara guna mengurangi penumpukan di jalan.

 

Belum ada kepastian kapan Pelabuhan Ketapang akan dibuka kembali. Pihak ASDP terus memantau perkembangan cuaca di Selat Bali dan akan membuka kembali penyeberangan setelah kondisi dinilai aman untuk pelayaran. Masyarakat dan pengendara diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari pihak berwenang sebelum melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan. Sumber Berita: (Red Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *