KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Banyuwangi – Setelah hari libur Idul Adha yang dirangkai libur akhir pekan, sejumlah warga langsung berbondong-bondong mendatangi Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi. Bahkan hingga dalam sehari pada Selasa (10/6/2025), ratusan warga “menyerbu” pusat pelayanan terpadu yang berlokasi di sebelah timur Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sritanjung tersebut.
Meski tidak sebanyak MPP, Banyak pula warga yang berdatangan ke Pasar Pelayanan Publik (P3) Rogojampi dan Genteng. Kebanyakan di antara mereka datang untuk mengurus dokumen administrasi kependudukan (adminduk) dan pencatatan sipil.
Saat sebagian instansi cuti bersama pada Senin (9/6/2025), MPP Banyuwangi, P3 Rogojampi, dan P3 Genteng tetap mulai beroperasi. Tak ayal, banyak warga yang memanfaatkan momentum itu untuk mengakses berbagai layanan yang tersedia.
Tren serupa berlanjut pada Selasa (10/6/2025). Khusus di MPP Banyuwangi, ada sebanyak 615 orang memanfaatkan puluhan layanan. Sedangkan di P3 Genteng dan P3 Rogojampi masing-masing sebanyak 83 dan 52 orang. Artinya, secara keseluruhan jumlah pelayanan yang diakses warga di MPP, P3 Genteng dan P3 Rogojampi mencapai 750 layanan.
Berdasar keterangan petugas MPP, pengunjung didominasi oleh masyarakat yang mengurus dokumen adminduk dan pencatatan sipil, seperti penerbitan kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), akta kelahiran dan lain-lain. Jumlahnya mencapai 429 orang atau setara 57,2 persen dari total pengunjung.
Salah satu pengunjung, yakni Yudi, 45, Warga Kelurahan Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Mengatakan pelayanan di MPP sudah cukup memuaskan. Hanya saja, dari segi proses antrean masih terasa cukup lama dan panjang.
Dia mengaku menghabiskan waktu 1-2 jam untuk menunggu antrean. Namun proses pengurusan berkas tidak memakan waktu lama. “Saya merasa dalam proses pelayanan berkas cepat, hanya 30 menit,” ujar pria yang datang untuk mengurus akta kelahiran anaknya tersebut.
Salah satu pejabat fungsional Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Medi Sugiarto mengatakan ada lonjakan pelayanan setelah libur panjang.
Dia mengaku pihak DPMPTSP akan terus berupaya melakukan peningkatan efisiensi pelayanan kepada masyarakat dengan terus mengembangkan digitalisasi pelayanan melalu aplikasi Smart Kampung.
Sehingga seluruh pelayanan dapat dengan mudah terintegrasi dalam satu platform dan mempercepat proses pelayanan kebutuhan masyarakat. Sumber Berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




