Ungkapan Duka dan Kutukan atas terbunuhnya 6 orang guru asal NTT di Yahukino Papua

Selamat jalan, para guru-guru yang tercinta.
Oleh Yohanes, Wartawan KPK Sigap
Kupang.kpksigap.com.
Kemarin, senyum kalian  masih terukir di wajah anak-anak Papua. Hari ini, darah kalian  telah menjadi saksi bisu kekejaman yang tak termaafkan.
Oh, guru-guru NTT  yang mulia, yang telah meninggalkan jejak cinta dan ilmu di tanah Papua.
Kini, kalian telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, meninggalkan anak anak didik, meninggalkan keluarga, gugur sebagai pahlawan tanpa tanah jasa di negeri di mana bukan kamu dilahirkan. Kamu pergi dengan meninggalkan sejumlah duka dan kesedihan yang tak terhingga ulah dari tindakan yang tidak berperikemanusiaan.
Keluarga, anak didik dan bangsa ini  akan terus mengenang kalian, dengan doa dan harapan bahwa kalian telah berada di tempat yang lebih baik.
Semoga keadilan akan segera terwujud, dan darah kalian tidak akan sia-sia.
Selamat jalan, para guru-guru yang tercinta.
Kami akan terus mengenang kalian dengan cinta dan rasa hormat yang tak terhingga.
Kutukan terhadap  tindakan kejam  pada pihak  TPNPB – OPM  atas tindakan yang kejam, begis  dan biadab  atas terbunuhnya 6 orang pendidik  guru asal  NTT di Yahukino Papua.
Kutukan terberat bagi kalian, TPNPB- OPM  yang telah melakukan tindakan tidak manusiawi  dengan kejam  mencabut nyawa  6 orang guru  yang tidak bersalah dan berdosa..
Kalian telah membunuh  harapan dan masa depan anak anak Papua yang telah dipercayakan kepada para korban  untuk dididik.
Kalian telah mencabik cabik hati keluarga para korban, meninggalkan duka bagi para anak didik, melukai  hati dan rasa masyarakat NTT dan seluruh masyarakat NKRI.
Kamu TPNPB – OPM  tanpa rasa kemanusian telah mencabut  nyawa nyawa  para pendidik yang tidak berdosa dan berposisi lemah sebagai korban kekejaman dari sebuah konflik.
Semoga perbuatan ang telah kalian lakukan diberi hukum yang setimpal untuk merasakan bagaimana sakitnya ketika dibunuh dengan kejam dan sadis.
Kekejaman, kesadisan, kelaliman  yang telah kalian tarokan  terhadap para pejuang  masa depan anak anak Papua  akan selalu menghatui perasaan dan ketenangan batin kalian sepanjang hidup.
Semoga kalian para TPNPB- OPM  cepat sadar   dalam mengambil langkah  yang tepat tanpa membunuh kaum pendidik, kaum lemah yang tidak tahu menahu tentang politik dan konflik.
Dengan satria kalian para pembunuh harus  dengan iklas meminta maaf  pada jiwa jiwa para korban, minta maaf pada keluarga para korban, minta maaf pada anak anak didik  Papua yang  telah kehilangan para pendidik .
Minta maaf kepada keluarga  besar masyarakat   NTT dan masyarakat NKRI.
Para kaum TPNPB  bersama para pendukung Semoga bisa berubah menjadi manusia yang baik, yang menjunjung tinggi dan menghargai Hak Asasi Manusia dan hak kehidupan orang lain.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *