Malam Pergantian Tahun 2024 Menuju Tahun Baru 2025, Stasi Santa Theresia Urung Pigang Paroki Nangahure Keuskupan Maumere, Dirayakan Penuh Syukur Dengan Perayaan Ekaristi Bersama.

Sikka, kpksigap.com
Malam Pergantian Tahun 2024 menuju Tahun Baru 2025, Stasi Santa Theresia Urung Pigang Paroki Nangahure Keuskupan Maumere, dirayakan dengan penuh syukur melalui Perayaan Ekaristi Bersama.

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Pastor dari Biara Congregasi Rogationis Pater Oman, RCJ dan didampingi Fr. Bastian, MI dari biara Kamelian.

Tema Perayaan Syukur Malam Pembukaan Tahun Baru 2025 “Aku Bersyukur Kepada-Mu Bapa, Tuhan Langit dan Bumi” ( Injil Luk. 10:22 ). Kita diajak untuk bersyukur atas pengalaman hidup yang telah kita terima sepanjang tahun 2024. Hal serupa dipertegas oleh Tuhan Yesus melalui kata – kata indah dalam doa-Nya kepada Bapa Allah di Surga. Selanjutnya dari momen sepanjang tahun 2024 yang telah berlalu ialah bahwa semua akan terasa indah jika  kita mau bersyukur atas semuanya.

Yesus bersyukur kepada Bapa-Nya atas anugerah cuma – cuma yang telah diberi oleh Bapa-Nya dan kita pun diajak untuk melambungkan syukur hanya bagi Dia, Bapa, Tuhan langit dan bumi.

Memeriahkan Perayaan Ekaristi Kudus Malam Penutup Tahun 2024 dan  menyongsong pembukaan Tahun Baru 2025 dari Umat Lingkungan Santu Rafael Stasi Santa Theresia Urung Pigang dengan suatu persiapan yang matang serta kekompakan demi mensukseskan hari raya yang ditunggu – tunggu oleh umat manusia di seluruh dunia.

Pelatih dan pembimbing anggota Koor dari umat yang dipilih pada Lingkungan Santu Rafael merasa senang dan gembira mendapatkan jadwal tanggungan Liturgi pada Malam Penutup Tahun 2024 dan Malam Tahun Baru 2025.

Kegembiraan dan sukacita mereka persembahkan dengan lagu – lagu gerejani ordinarium dan preporium yang sudah mengumat di tengah gereja Keuskupan Maumere.

Pilihan busana dengan kolaborasi motif sarung Sikka yang mereka pakai  serasi dan  pilihan  warnah pada malam haril dengan warna yang hidup menambah semarak sukacita ketika menampilkan setiap lagu yang dinyanyikan.

Pelatih Antonius Gebang, M.Kes, salah satu staf pengajar di Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere, menyatakan kegembiraan dan kesuksesannya sebagai pelatih di lingkungan Santu Rafael. Kata Pa Anton, sudah 4 tahun melatih kelompok koor di lingkungan Rafael ini, dan saya sendiri sudah menganggap umat di lingkungan Santu Rafael ini sebagai Keluarga.

Dirigen yang serasi dan kompak Pa Anton dan Ibu Maria Kusumawati Kartini, disapa sehari – hari Ibu Kartini, tampil memukau di hadapan umat  yang memadati Gereja Stasi, baik dalam gereja maupun di luar gereja. Sosok kedua Dirigen ini bukan  orang yang baru melati, tetapi memiliki segudang pengalaman yang telah mereka lalui.

Demikian pula pengiring musik, Organis Pa Vinsen, juga menyatakan kepuasannya selama mengiringi musik bersama dengan lingkungan Santu Rafael. Beliau pun mengungkapkan isi hatinya bahwa kehadiran nya di tengah lingkungan Santu Rafael sepertinya keluarga sendiri. Bahwa lingkungan ini mereka sangat kompak teristimewa kaum bapa-bapa. Tandas Pa Vinsen, pemain Organ.

Pater Oman yang memimpin perayaan Ekaristi Kudus Malam pergantian tahun 2024 dan memasuki tahun 2025, menegaskan bahwa hendaknya kita bersyukur atas kemurahan dan kebaikan Allah yang telah menuntun semua perjalanan hidup kita selama tahun 2024. Bersyukur tidak hanya dengan kata – kata, tetapi bersyukur dengan sikap penyerahan diri secara total kepada Allah Sang Pemberi Hidup. Bersyukur harus memiliki sikap penyerahan diri baik dalam suka maupun duka.

Pesan homili yang disampaikan oleh Pater Oman kepada seluruh umat yang hadir pada perayaan Ekaristi Kudus Malam Penutup Tahun 2024 dan Malam memasuki Tahun Baru 2025, mengajak “Marilah Kita Bersyukur Kepada Allah Bapa, Tuhan Langit dan Bumi.

Bersyukur berarti kita memberikan seluruh diri kita, mengungkapkan isi hati kita.  Syukur tidak hanya mengungkapkan kata – kata saja, atau perbuatan saja atau pun hanya melalui suatu perasaan tetapi harus  melibatkan seluruh hidup, pribadi kita sebagai manusia. Kata Pater Oman selanjutnya.

Setelah perayaan Ekaristi Kudus Malam Penutupan Tahun 2024 dan memasuki Tahun Baru 2025, segenap umat Allah yang hadir, saling menyampaikan salam damai dan berjabatan tangan sebagai ungkapan syukur atas seluruh perjalanan hidup di tahun 2024. Dan momen ini juga digunakan untuk saling memaafkan satu dengan yang lainnya.

Pater Oman, RCJ dari Biara Rogationis dan Fr. Bastian, MI serta kedua suster dari Biara SMI ( Suster – Suster Maria Imaculata), pun diserbu oleh umat Stasi Santa Theresia Urung Pigang, berjabatan tangan, mengungkapkan kegembiraan memasuki Tahun Baru 2025.

Ketua Stasi Santa Theresia Urung Pigang, Pa Files, dalam penyampaian pengumuman, mengajak umat Stasi agar malam penutup tahun 2024 dirayakan dengan penuh syukur di rumah kita masing – masing guna menjaga ketertiban, keselamatan jiwa kita memasuki tahun 2025.

Menurut Pa Files, pada malam Natal dan perayaan Natal, situasi yang menyedihkan bagi kita yaitu adanya korban laka lantas sampai merenggut jiwa di wilayah Kabupaten Sikka, Keuskupan Maumere karena euforia berlebihan akibat juga konsumsi miras yang melebihi dosis. Oleh karena itu ajakan ketua Stasi Santa Theresia Urung Pigang, marilah kita menjaga keselamatan diri kita masing – masing.

Selamat Merayakan Penutupan Tahun 2024, Dan Memasuki Tahun Baru 2025. Bersama media KPK-SIGAP kita membangun media informasi yang solid, terpercaya, akurat membangun Nusantara Negeri yang kita cintai ini.
MITREKA SATATA.

(KPK-Red, Sikka, Stefanus Keban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *