Kades Diduga Bermain, Penyaluran BLT di Desa Dataran Kempes Sarat Kejanggalan

Tebingtinggi  kpksigap.com – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Dataran Kempes, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, memunculkan dugaan skandal memalukan. Sebanyak 30 keluarga penerima manfaat (KPM) dilaporkan menerima bantuan sebesar Rp300.000,00 per keluarga. Namun, Kepala Desa (Kades) berinisial AK diduga memainkan data penerima demi keuntungan pribadi. (19/12)

Saat dikonfirmasi, Kades AK dengan santainya mengklaim ada 32 KPM yang menerima bantuan. Ironisnya, dalam buku tamu hanya tercatat 30 penerima. Fakta ini jelas menjadi bukti awal adanya manipulasi jumlah penerima untuk menggelapkan dana.

“Kami lihat sendiri di buku absensi, hanya 30 nama penerima yang tercatat, masing-masing mendapatkan Rp300.000,00. Tapi tiba-tiba Kades mengklaim ada 32 KPM. Ini mencurigakan dan tak bisa dibiarkan!” ujar salah seorang wartawan yang memantau langsung penyaluran bantuan.

Tidak hanya itu, Kades AK menunjukkan sikap arogan saat dimintai klarifikasi oleh tim wartawan. Bahkan, seorang staf desa menjadi sasaran amarahnya, memperlihatkan betapa tidak profesionalnya pemimpin desa ini.

Manipulasi Data atau Salah Hitung?
Dengan ketidaksesuaian data ini, tim media memastikan akan menindaklanjuti dugaan kecurangan ini. “Ini bukan salah hitung, ini permainan yang sudah terencana. Data absensi adalah bukti otentik, sementara pernyataan kades justru makin memperkeruh suasana,” tambah salah satu anggota tim jurnalis.

Tim akan segera berkoordinasi dengan Dinas PMD dan pihak kecamatan untuk mendapatkan data resmi. Jika terbukti ada penggelapan atau markup, laporan akan dilayangkan kepada pihak berwajib untuk menyeret pelaku ke meja hijau.

“Ini uang rakyat! Jika ada oknum yang berani mempermainkan hak masyarakat, mereka harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas salah satu narasumber yang terlibat dalam investigasi ini.

Kesalahan Fatal atau Kejahatan Terencana?
Penyaluran BLT sejatinya bertujuan untuk membantu masyarakat miskin, namun di Desa Dataran Kempes justru menjadi ladang kecurangan. Sikap arogan dan dugaan manipulasi oleh Kades AK menunjukkan betapa moralitas di tingkat pemerintahan desa telah runtuh.

Rakyat tidak butuh pemimpin yang licik dan egois! Jika kejahatan ini benar terjadi, masyarakat mendesak agar Kades AK segera dicopot dan diadili secara hukum.

Narasumber: Roni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *