Tumbuhkan Empati Sejak Dini, SDN 1 Genteng Manfaatkan Momentum Santunan untuk Edukasi Karakter

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Genteng menyulap kegiatan santunan anak yatim menjadi ruang edukasi moral yang nyata bagi para siswanya. Melalui momentum pemberian santunan kepada 15 anak yatim piatu dalam program “ASN Berbagi” pada Kamis (16/7/2026), pihak sekolah berkomitmen menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan empati kepada seluruh peserta didik.

 

Berbeda dengan metode ceramah di dalam kelas, agenda ini dirancang agar para siswa dapat menyaksikan dan merasakan langsung implementasi dari sikap gotong royong. Sekolah berharap nilai-nilai kebaikan tidak sekadar menjadi hafalan teori, melainkan menjelma sebagai tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kepala SDN 1 Genteng, Titik Yuliarsih, S.Pd., menegaskan bahwa pembentukan karakter dasar pada anak memerlukan contoh konkret dan pembiasaan yang konsisten. Oleh sebab itu, institusinya terus berupaya menghadirkan ruang-ruang belajar yang mampu mengasah kepekaan sosial siswa sejak usia dini.

 

“Pendidikan karakter tidak cukup diajarkan melalui teori. Anak-anak perlu melihat dan merasakan langsung bagaimana kepedulian, empati, dan semangat berbagi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami ingin nilai-nilai itu tumbuh menjadi kebiasaan mereka,” ujar Titik saat memberikan keterangan.

 

Titik menambahkan, keterlibatan emosional siswa saat melihat aksi solidaritas ini dapat memicu rasa syukur yang mendalam. Selain itu, para siswa juga diajak untuk memahami esensi hidup berdampingan dan pentingnya saling mengulurkan tangan di tengah masyarakat.

 

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kepedulian tidak berhenti pada rasa iba, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata. Ketika budaya berbagi dibiasakan sejak usia sekolah, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang berempati, peduli terhadap lingkungan, dan memiliki tanggung jawab sosial,” imbuhnya.

 

Ke depan, pihak manajemen sekolah berharap program ASN Berbagi dan kegiatan sosial serupa dapat mengakar menjadi kultur positif yang berkelanjutan di SDN 1 Genteng. Dengan mengawinkan capaian akademik dan penguatan moral, sekolah ini menargetkan lahirnya generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan memiliki integritas tinggi. Sumber berita: (Red Kurnia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *