Lombok tengah kpk sigap– Berlian Education Training College (BETC) sukses menggelar acara pembukaan resmi kegiatan yang berlangsung meriah. Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh pejabat daerah dari Dinas Pendidikan setempat, menandai dukungan penuh terhadap program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan.
Dalam sambutannya, Direktur BETC yang akrab disapa Ibu Berlian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pihak lembaga, pemerintah, serta orang tua siswa.
“Hari ini kita melaksanakan pembukaan resmi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan. Luar biasa, kami turut mengundang orang tua wali murid agar bisa berkunjung dan menjalin kerja sama,” ujar Ibu Berlian.
Lebih jauh dijelaskannya, tujuan utama kehadiran orang tua adalah untuk membangun sinergi dalam membimbing peserta didik, khususnya dalam mempersiapkan mereka menjadi calon pengusaha muda yang tangguh.
“Yang paling menonjol sekali ialah dukungan para orang tua wali murid yang antusias sekali. Saya yakin sekali bahwa anak-anak kami akan berhasil, karena antusias mereka untuk praktik setiap hari sangat luar biasa. Di sini sesuai juknis, kita bersama-sama membimbing dan berkolaborasi membina anak-anak menjadi calon wirausaha muda,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan, Bapak Indar, menekankan pentingnya kedekatan emosional dan profesional antara pihak yayasan dengan keluarga besar siswa.
“Point dari acara ini ialah supaya kita bisa semakin dekat dengan orang tua wali. Harapan kami kedepannya, program-program ini jangan sampai hilang dan bisa dimaksimalkan lagi,” tutur Indar.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabid Dinas Pendidikan, Muhamad Nazim, yang menegaskan peran pemerintah sebagai pembina teknis. Menurutnya, pihaknya hadir untuk memantau pelaksanaan kegiatan Program Penguatan Kewirausahaan (PKW) agar berjalan sesuai aturan.
“Jadi kami sebagai pembina teknis kegiatan program PKW ini ikut memantau pelaksanaannya dan mengawal program bantuan yang diberikan oleh pemerintah melalui Direktorat Advokasi Kementerian Pendidikan,” jelas Nazim.
Dijelaskannya, durasi pelaksanaan program ini berlangsung kurang lebih selama 210 jam atau hampir dua bulan. Selama periode tersebut, Dinas Pendidikan akan terus melakukan pengawasan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.
Keberhasilan acara ini menjadi langkah awal yang positif dalam upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat dan mandiri.
Reporter Lalu Suhaili
Editor Mursyidi




