Cuaca Buruk di Selat Bali, Antrean Kendaraan Mengular hingga Luar Pelabuhan Ketapang

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Arus lalu lintas menuju kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengalami kemacetan dan antrean panjang sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (21/5/2026). Ratusan kendaraan dilaporkan mengular hingga keluar area pelabuhan akibat penumpukan volume kendaraan yang belum bisa menyeberang menuju Pulau Bali.

 

Kepadatan luar biasa ini dipicu oleh penghentian sementara operasional penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk. Otoritas pelayaran terpaksa mengambil langkah tersebut menyusul cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali. Angin kencang disertai gelombang tinggi dinilai terlalu berisiko bagi keselamatan pelayaran, sehingga pembatasan operasional harus dilakukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

“Keselamatan pelayaran adalah prioritas utama. Karena cuaca di Selat Bali sempat tidak bersahabat dengan angin kencang dan ombak tinggi, kami harus menghentikan sementara keberangkatan kapal,” ujar salah satu petugas di lapangan.

 

Truk Logistik hingga Kendaraan Pribadi Tertahan

 

Akibat penutupan sementara tersebut, berbagai jenis kendaraan mulai dari truk logistik, bus antarkota, hingga mobil pribadi milik wisatawan tertahan di kantong-kantong parkir dan jalur masuk pelabuhan. Banyaknya kendaraan yang tiba secara bersamaan membuat antrean terus memanjang hingga Kamis pagi.

 

Meskipun cuaca berangsur membaik dan operasional kapal mulai dibuka kembali pada Kamis pagi, proses penguraian kepadatan membutuhkan waktu. Keberangkatan kapal terpaksa dilakukan secara bertahap dan sangat bergantung pada perkembangan kondisi cuaca di laut.

 

Para pengendara, khususnya sopir truk logistik yang membawa barang mudah busuk, berharap situasi cuaca segera normal sepenuhnya agar proses penyeberangan dapat dipercepat dan jadwal pengiriman barang tidak semakin terhambat. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *