kpksigap.com โ Mbay, NTT โ // Petani padi di wilayah irigasi Mbay, Kabupaten Nagekeo, sedang menghadapi krisis serius. Mesin panen yang sangat dibutuhkan jumlahnya sangat terbatas. Akibatnya, proses panen tersendat hingga berminggu-minggu. Banyak padi rusak karena hujan atau roboh diterpa angin sebelum sempat dipanen.
Masalah ini menjadi perhatian banyak warga dan ramai dibahas di media sosial. Seorang pengguna Facebook bernama Bal Bevo menulis di grup Mbay Online:
โMbay Nagekeo kewalahan mesin panen, berharap dengan mesin Dinas Pertanian tapi dorang kolo kase didalam macet, hancur moda jelas.โ
Bagi petani kecil, panen tepat waktu sangat penting. Jika terlambat, hasil panen bisa menurun kualitasnya, bahkan rusak total. Banyak petani hanya bergantung pada satu atau dua musim tanam untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka.
Hamka, petani dari Aloripit, berharap pemerintah tidak tinggal diam.
โJangan terus-terusan kasih traktor. Kami butuh mesin panen. Kami siap bayar sewanya, asal alatnya cukup dan harganya wajar. Itu juga bisa jadi pemasukan untuk daerah,โ jelasnya.
Yohanes Paga, petani dari Kelurahan Towak, menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah harus benar-benar menyentuh kebutuhan petani.
โKalau bisa tambah 6 atau lebih mesin panen. Itu akan sangat membantu. Panen bisa lebih cepat, tenaga kerja lokal bisa terserap, dan pemerintah juga bisa dapat pemasukan dari sistem sewa,โ katanya.
Petani Mbay kini sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, terutama dalam pengadaan mesin panen. Jika tidak segera diatasi, krisis ini bisa kembali terjadi di musim panen berikutnya.
Kaltim, kpksigap.com – Wakili Ketua DPRD Prov. Kaltim, Salehuddin hadiri Acara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Expo Kaltim 2024. Acara akbar setiap tahun tersebut dibuka […]
Jakarta, KPK Sigap.com Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk memperkuat perekonomian pedesaan melalui program inovatif bernama Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes). Program ini akan diluncurkan […]
KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuwangi, di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Khairul Ustadi yang […]