‎TIFF 2025 Jadi Simbol Kebangkitan Sulut: Gubernur Yulius & Wagub Victor Komandoi Dukungan Penuh ‎

‎Manado, kpksigap.com,Selasa, 22Juli 2025.
‎Provinsi Sulawesi Utara kembali bersiap menyambut dunia lewat Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025, yang diyakini akan menjadi perayaan budaya dan pariwisata paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik. Dalam rapat resmi di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, S.E., dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menyatakan dukungan total dan tak terbatas terhadap gelaran akbar ini.

‎Acara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Yulius ini dihadiri oleh Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H. bersama Ketua Umum Panitia TIFF 2025 Vonny Pascoal-Pangemanan, yang memaparkan garis besar penyelenggaraan: mulai dari sejarah festival sejak 2008, capaian selama 17 tahun, hingga strategi branding global dan desain atraksi utama yang siap mengguncang panggung dunia.

‎”TIFF 2025 bukan sekadar parade bunga. Ini adalah simbol kebangkitan Sulut yang menyeluruh — ekonomi, budaya, pariwisata, bahkan diplomasi internasional,” tegas Gubernur Yulius.

‎Lebih dari sekadar festival, TIFF tahun ini dikonsep sebagai bagian dari agenda besar pembangunan daerah. Rangkaian acara akan terintegrasi langsung dengan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) dan Diplomatic Tour, hasil kolaborasi strategis bersama Kementerian Luar Negeri dan Bank Indonesia.

‎Wakil Gubernur Victor Mailangkay menambahkan, festival ini juga menjadi katalis besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

‎”TIFF harus memberi dampak langsung bagi rakyat. Infrastruktur, promosi, dan digitalisasi kita siapkan agar pelaku usaha kecil ikut naik kelas,” tandasnya.

‎TIFF 2025 menargetkan 65.000 wisatawan fisik dan 1 juta penonton digital dari berbagai belahan dunia. Parade Tournament of Flowers akan menampilkan kendaraan hias dari negara sahabat, kabupaten/kota di Sulut, serta mitra korporat dan komunitas kreatif nasional.

‎Desain acara mencakup main event spektakuler dan puluhan side event tematik — dari konser budaya, florikultura, fashion etnik, hingga pameran dagang kreatif — semua dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.

‎Sinergi pun diperlihatkan dengan hadirnya Forkopimda Sulut dan Kota Tomohon, Sekprov Sulut, serta OPD terkait dalam forum strategis tersebut. Seluruh sumber daya pemerintah kini difokuskan untuk memastikan suksesnya TIFF hingga level teknis paling detail — logistik, keamanan, hospitality, hingga protokol internasional.

‎TIFF 2025 menandai fase baru dalam positioning Tomohon sebagai “Floral Capital of Asia Pacific”. Dalam pandangan Gubernur Yulius, TIFF bukan hanya perayaan tahunan, melainkan warisan budaya dan strategi geopariwisata jangka panjang.

‎“TIFF adalah ruang hidup bagi budaya Minahasa, tapi juga jendela dunia untuk melihat Sulut: damai, ramah, subur, dan penuh inovasi,” ujar Yulius mengakhiri.

‎Dengan keterlibatan 15 kabupaten/kota se-Sulut, TIFF 2025 menjadi manifestasi visi kepemimpinan Yulius–Victor: membangun kemajuan daerah berbasis kearifan lokal, kolaborasi regional, dan daya saing global., ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *