KEPULAUAN ARU , MALUKU , kpksigap . COM – Solidaritas Mahasiswa dan pemuda Aru menggelar aksi demontrasi yang berlangsung di depan kantor Bupati kepulauan Aru Rabu (4 / 6 /2025).
Aksi tersebut meminta Bupati kepulauan Aru Timotius kaidel untuk menemui para pendemo agar bisa memperjelaskan beberapa poin tuntutan yang tertuang dalam pernyataan sikap para pendemo .
Tak lama kemudian Bupati keluar dan menemui para pendemo setelah mendengar Orasi para pendemo.
Bupati terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada para pendemo yang mana sudah menyampaikan aspirasi.
Bupati merasa bangga kalau ada kritikan terhadap pemerintah daerah yang penting jangan bertindak . Saya suka dikritik asalkan jangan memfitna. Kalau kritikan seperti ini sepuluh Tahun kabupaten kepulauan Aru terbengkalai kalian aktifisinya ada saya merasa kabupaten ini sudah maju.
Sepuluh tahun daerah ini terbengkalai lnfrastruktur kemiskinan dan pengangguran bertambah namun tidak ada satu Orang pun yang berteriak .
Setelah itu Bupati menjawab salah satu poin tuntutan para pendemo yaitu pembongkaran pasar. Pembongkaran pasar jargaria itu perencanaan kita tidak perlu di pinggir jalan untuk menerangkan bahwa saya membongkar ini tidak perlu.
Sambung Kaidel ” masyarakat memilih dan mempercayakan kita sebagai pemimpin daerah ini untuk membangun daerah ini. Jadi pembongkaran pasar bukan pembongkaran tanpa alasan tetapi pembongkaran untuk memperbaiki negeri ini yang tadinya sembaraut bisa terlihat teratur dengan baik.
Pembongkaran pasar jargaria tidak menggunakan Uang Negara tetapi menggunakan uang pribadi saya kalau tidak percaya silahkan cek ” Ungkap Kaidel.
Poin yang berikut terkait PSDKU Aru , PSDKU Aru adalah aset pemerintah daerah kepulauan Aru .Yang mana pemda kepulaun Aru belum hibahkan kepada PSDKU dan perlu di ketahui bahwa hibah pemda setiap tahun 10 miliar ada manfaat apa , tetapi kalau 10 miliar setiap tahun kita membiayai anak anak Aru 2000 Orang di berikan BEA siswa ada manfaatnya . kalau hibah itu di lepaskan” katanya.
Kita mendukung PASDKU kata Kaidel”untuk kelancaran pendidikan di kepulauan Aru tetapi bukan hibah sebesar itu biayanya.
Kaidel juga mengingatkan para pendemo kalau ada aspirasi yang perlu di sampaikan kantor Bupati dan ruangan terbuka untuk menemui saya jangan teriak di jalan jalan.
( KPK – SIGAP – RED – BOGER




