KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
JEMBER – Semangat gotong royong membumbung tinggi di RT 03 RW 13, Desa/Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember pada Selasa (16/6). Sejak pukul 08.00 WIB, warga setempat bersama jajaran Kodim 0824 Jember bahu-membahu memulai tahapan awal pembangunan Jembatan Garuda Perintis 2026.
Sebagai langkah awal sebelum merombak total struktur utama, sebuah jembatan darurat didirikan terlebih dahulu. Mengandalkan material lokal seperti bambu dan batang pohon, jalur alternatif ini dipastikan aman untuk menyambung nadi aktivitas warga.
Mengapa jembatan darurat ini krusial?
Jalur ini merupakan satu-satunya akses mobilitas harian warga, mulai dari urusan ekonomi hingga rute anak-anak menuju sekolah dan tempat mengaji.
Rencana Upgrading Jembatan
Sersan Dua David dari Koramil Ledokombo menjelaskan bahwa pembongkaran jembatan lama baru akan dieksekusi setelah jalur alternatif siap digunakan. Proyek ini fokus pada aspek kenyamanan dan daya tampung jembatan.
Panjang Jembatan: Tetap di kisaran 10 meter.
Lebar Jembatan: Diperluas dari yang semula hanya 1 meter menjadi 1,5 meter.
Apresiasi dari Masyarakat
Aksi nyata ini memicu respons positif dari berbagai elemen masyarakat. Muhammad Rizal, tokoh masyarakat Kampung Pasar, melayangkan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat atas realisasi program ini.
Secara khusus, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai menaruh perhatian besar pada infrastruktur pelosok.
Di sisi lain, perwakilan warga setempat, Teguh Agustian, mengaku sangat bersyukur atas pembaruan fasilitas ini. Meski saat ini jembatan baru dioptimalkan untuk pejalan kaki dan motor, warga menaruh harapan besar untuk masa depan.
Harapan Warga: Ke depannya, jembatan bisa kembali diperlebar agar dapat diakses oleh kendaraan roda empat demi mendongkrar perekonomian desa yang lebih maju. Sumber berita: (Red Sukarya)



