Proyek Mangkrak Ruas Jalan Momol Waning Wae Ncuring 2023, Bupati Manggarai Barat Titip Harapan Pada Kementrian PU RI 2025 Bagi Penuntasannya !

*Proyek Mangkrak Ruas Jalan Momol Waning Wae Ncuring 2023, Bupati Manggarai Barat Titip Harapan Pada Kementrian PU RI 2025 Bagi Penuntasannya !

Manggarai Barat -NTT, KpkSigap.com – Masyarakat Desa Waning, dan sejumlah desa sekitarnya di Kecamatan Ndoso , Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur. Sekilas pantas marah dan kecewa terhadap Pelaksana Pekerjaan Proyek Hotmix ruas jalan Momol – Waning – Wae Ncuring.Pasalnya , PT. Bragas Cipta Construksi ( BCC) asal Sulawesi Selatan ini, gagal menjalankan kontrak bernomor : HK. 02.01.Bb10.7.2/297, tertanggal 28 Agustus 2023.

Penelusuran Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP, Paket pekerjaan jalan Momol-Waning-Wae Ncuring yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat ini sedianya tuntas dikerjakan selama 125 hari kalender , dengan panjang jalan kurang lebih sekitar 5 Km yang melintasi tiga desa di Kecamatan Ndoso, namun gagal dan sejak 2023 hingga saat ini belum tuntas dikerjakan alias masih mangkrak.

Proyek Infrastruktur Jalan Daerah (JID) milik Kementrian PU Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksana Jalan Nasiona NTT, Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Provinsi NTT beralamat Jalan Dalu Bintang Waemata , Labuan Bajo – Kabupaten Manggarai Barat, dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.206.658.000,00 (Dua Puluh Tiga Miliar Dua Ratus Enam Juta Enam Ratus Lima Puluh Delapan Ribu Rupiah). Selain tidak tuntas , juga menyisakan sejumlah persoalan antara lain pinjaman uang warga masyarakat setempat oleh para pelaksana yang kabur saat pekerjaan tidak tuntas.

Selain itu , warga setempat telah banyak mengorbankan lahan sawah dan kebun di sekitar lokasi pekerjaan yang telah digusur dengan alat berat untuk pelebaran jalan. Berbagai tanaman bernilai ekonomi milik warga seperti cengkeh , coklat , kelapa , vanili , padi yang sedang berbunga , dan lain-lain tanaman ikut jadi korban penggusuran untuk pelebaran jalan ini.

Namun semua pengorbanan ini terasa sia-sia karena hingga waktu pelaksanaan pekerjaan berakhir , kemajuan fisik pekerjaan tidak maksimal. Hamparan material agregat berserakan karena belum semuanya dihotmix.

Ditengah kekecewaan masyarakat lantaran belum bisa menikmati jalan Hotmix seperti di kecamatan lain diluar Kecamatan Ndoso , muncul secercah harapan !

Melansir infomabar.go.id , Bupati Manggarai Barat secara langsung menyampaikan harapannya kepada Kementrian PU RI melalui Dirjend Bina Marga agar Pemerintah Pusat memberikan perhatian untuk melanjutkan pekerjaan di Desa Waning, Kecamatan Ndoso hingga tuntas.

Disampaikan Bupati Edi bahwa pembangunan ruas jalan Kabupaten oleh Pemerintah Pusat sangat berdampak pada konektivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat di Manggarai Barat.

“Kalo hari ini kita tandatangani serah terima ruas jalan Kenari-Waraloka, berikutnya paket Momol-Waning-Wae Ncuring karena paketnya bersamaan. Dan Kalo saja itu terwujud maka perputaran roda ekonomi di sekitar itu akan bertumbuh dan meningkat luar biasa. Kawasan itu banyak sekali tanaman jangka panjang seperti cengkeh dan durian,” jelasnya.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Edi, SE., menyampaikan hal ini pada acara penandatanganan hibah ruas jalan Kenari-Warloka dengan panjang 3,48 Km, dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) RI melalui Dirjend Bina Marga kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat yang berlangsung di ruang rapat Bupati di Labuan Bajo, Selasa 17 Juni 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Perrekonomian dan Pembangunan Lourensisus Y.A Nabu, Asisten Administrasi Umum Aloisius Lahi, Kaban BKAD Salvador Pinto, Sekretaris Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Stefanus Egidius Syukur, kabag Administrasi Pembangunan Yoseph Stefianus Hironimus dan jajaran Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi NTT. ***

KPK SIGAP Red, Adrianus Jehamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *