Tuhemberua, kpksigap.com – Sejumlah warga yang datang ke Puskesmas Tuhemberua untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan dan operasi katarak gratis mengaku kecewa dengan pelayanan pendaftaran yang berlangsung pada Rabu (8/10/2025) pagi. Hingga pukul 10.00 WIB, puluhan warga yang sudah menunggu sejak pagi belum mendapatkan pelayanan pendaftaran dari panitia kegiatan.
Kegiatan sosial operasi katarak gratis tersebut merupakan kerja sama antara BandS Ministries, Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara. Berdasarkan spanduk yang terpajang di depan Puskesmas Tuhemberua, kegiatan pemeriksaan mata dan operasi katarak dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Oktober 2025 di tiga lokasi berbeda, dimulai dari Puskesmas Tuhemberua, kemudian RSUD Dr. M. Thomsen Nias, dan berakhir di Puskesmas Lotu.
Namun, pada pelaksanaan hari pertama di Tuhemberua, sejumlah warga mengaku kebingungan karena tidak ada petugas yang menerima pendaftaran peserta. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka sudah datang sejak pagi, tetapi belum ada kejelasan mengenai tata cara pendaftaran maupun petugas yang bertugas.
“Kami datang dari pagi, tapi belum ada yang melayani. Katanya operasi katarak gratis, tapi tidak tahu harus daftar ke siapa,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi, salah satu tenaga pelayanan yang sudah berada di lingkungan Puskesmas Tuhemberua menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan diselenggarakan langsung oleh pihak puskesmas.
Menurutnya, Puskesmas Tuhemberua hanya menjadi tempat pelaksanaan (lokasi pinjam pakai), sedangkan seluruh teknis kegiatan ditangani oleh tim dari provinsi dan panitia penyelenggara.
“Kami tidak tahu banyak soal kegiatan ini karena ini program dari provinsi. Puskesmas hanya dipinjam sebagai tempat kegiatan saja,” ujar salah satu tenaga kesehatan yang ditemui di lokasi.
Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan pendaftaran dan pemeriksaan katarak di Puskesmas Tuhemberua masih belum dimulai sesuai jadwal yang tertera di spanduk. Warga berharap panitia penyelenggara dapat segera berkoordinasi dengan pihak puskesmas agar pelayanan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Program operasi katarak gratis ini diharapkan menjadi upaya mulia untuk membantu masyarakat Nias Utara, khususnya bagi warga lanjut usia yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata. Namun, koordinasi antarinstansi dan kesiapan di lapangan dinilai penting agar tujuan kegiatan sosial tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (RED)




