Pedagang Ikan Kering Di Pasar Alok, Ibu Nurhaya, Menjadi Target Bagi Para Pembeli Ikan Kering, Sebagai Cindera mata

Sikka, KPK-SIGAP.COM //
Ibu Nurhaya seorang ibu rumah tangga berasal dari Pulau Pemana, Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, setelah hidup berkeluarga, lebih memilih alamat tinggal baru di Desa Wuring Tengah, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, NTT.
Bersama dengan suaminya ketika hidup berkeluarga, yang keseharian mata pencaharian suaminya sebagai nelayan, memiliki suka dan duka silih berganti karena mengais rejeki di laut bagi ibu dan suaminya tidak mudah setiap bulan.
Menurut mereka, “ada musim – musim tertentu yang bisa mendapatkan rejeki tetapi ada juga semalam suntuk tidak memuaskan. Tetapi bagi kami tidak putus asa karena sudah menjadi sebuah pilihan pekerjaan”.  Kata Ibu Nurhaya.
Semangat dan perjuangan tak kenal lelah seiring waktu demi waktu. Belajar dari waktu ke waktu dengan berbagai pengalaman, kami berani berusaha memilikih perahu body motor kecil. Dengan fasilitas yang kami miliki ini, memberikan kemudahan bagi kami untuk mengakses penangkapan ikan. Tandas Ibu Nurhaya.
Setelah mempunyai fasilitas perahu body motor, hasil tangkapan selain langsung dijual ada yang dipisahkan untuk pengeringan secara alami dengan menjemur di panas matahari. Rata – rata suhu di wilayah kota Maumere, 30° C sehingga pengeringan tradisional dan alami membuat aroma ikan kering semakin bagus.
Setelah mendapatkan rejeki hasil dari melaut, Ibu Nurhaya bersama suaminya merencanakan menjual ikan kering hasil tangkapan mereka di Pasar Alok, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Bangunan Los yang disediakan oleh Pemda Kabupaten Sikka di Pasar sudah direncanakan kapling – kapling setiap jenis barang jualan termasuk pedagang ikan kering.
Salah satu favorit bagi tamu yang mengunjungi kota Maumere, cindera mata yangbtak terlupakan ialah ikan kering dari Kabupaten Sikka.
Ketika Jurnalis DetikReportase mewawancarai ibu Nurhaya dan rekan seperjuangan, banyak pembeli silih berganti membeli ikan kering untuk konsumsi keluarga tapi juga dibeli untuk dikirim keluar daerah.
Ibu Lusia Podelina yang sudah menjadi langganan untuk membeli ikan kering dalam jumlah yang banyak dikirim kepada anaknya di Jakarta. Menurut Ibu Lusia Podelina ikan kering yang dikirim ke anaknya di Jakarta dibagikan juga kepada teman – temannya, menjadi kesukaan juga bagi mereka karena rasanya guru, enak. Selain dikirim ke anaknya di Jakarta dikonsumsi sendiri di rumah sebagai persiapan untuk sebulan. Menurut Ibu Lusia lebih ekonomis dan lebih hemat biaya. Ketika di tanya berapa harga ikan kering per Kg, harganya 60.000 rupiah.
Selanjut bertemu dengan seorang Ibu bernama Ibu Elis asal Kelurahan Waioti, juga menjadi langganan setiap bulan membeli ikan kering. Menurut ibu Elis, belanja ikan kering lebih hemat pengeluaran dalam satu bulan dan ikan kering banyak manfaat bagi kebutuhan tubuh.
Dalam pengamatan, banyak orang senang dan suka mengkonsumsi ikan kering. Menurut mereka efek negatip untuk tubuh bahkan tidak ada. Lalu apa yang menjadi kesenangan bagi semua orang bila konsumsi ikan kering.
Ikan kering mengandung protein, kalsium, fosfor, omega-3, dan zat besi. Kandungan nutrisi ikan kering bervariasi tergantung jenis ikannya.
Kandungan nutrisi ikan kering
Protein: Ikan kering mengandung protein yang baik untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh.
Kalsium dan fosfor: Ikan kering mengandung kalsium dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi.
Omega-3: Ikan kering mengandung omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.
Zat besi: Ikan kering mengandung zat besi yang baik untuk membantu mempercepat penyembuhan luka.
Vitamin A dan B1: Ikan teri kering mengandung vitamin A dan B1.
Dengan melihat kandungan ikan kering yang dikelolah pada setiap daerah, dapat membawah manfaat bagi orang yang mengkonsumsinya.
KPK.SIGAP.RED. Stefanus Keban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *