Blitar | Kpksigap.com – Estafet kepemimpinan di tubuh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Blitar mulai bergulir. Melalui gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) yang dihelat di Patria Hotel Family pada Sabtu (28/03/2026) malam, muncul lima nama kuat yang disepakati untuk memperebutkan kursi Ketua DPC periode mendatang.
Muscab PKB ini dihadiri para kader di tingkat PAC, DPC, DPW hingga DPP PKB, termasuk dari anggota Fraksi PKB DPRD Kota Blitar dan tokoh agama dari kalangan PCNU Kota Blitar.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal yang juga Wakil Ketua DPR RI, secara resmi membuka agenda Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Blitar yang digelar serentak bersama 12 DPC lainnya di Jawa Timur. Dalam arahannya, Cucun menekankan pentingnya strategi dua pilar bagi seluruh kader, yakni “Merawat Akar dan Menyapa Zaman”.
”Kader PKB tidak boleh lupa akar kita. Kita harus berada di garda terdepan dalam melayani orang tua kita, Jami’iyah Nahdlatul Ulama, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nahdliyin,” tegas Cucun dalam sambutannya.
Selain itu, ia mendorong transformasi digital dalam setiap gerak partai agar selaras dengan perkembangan zaman.
Muscab kali ini berhasil menetapkan lima figur kunci yang akan memimpin jalannya roda organisasi PKB di Kota Blitar. Kelima nama tersebut adalah Yasin Hermanto, Saiful Ma’arif,
Ely Idayah Vitnawati, Adi Santoso, dan Totok Sugiharto.
Pemilihan kelima tokoh tersebut merupakan hasil proses pemetaan matang dari DPW PKB Jawa Timur serta serapan usulan dari para peserta Muscab, mulai dari jajaran PAC hingga tokoh agama dari PCNU Kota Blitar.
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa kelima kandidat tersebut tidak dipilih secara instan. Mereka wajib melewati dua fase fit and proper test yang komprehensif untuk memastikan kualitas kepemimpinan yang mumpuni.
Selain agenda internal, Cucun juga menyoroti pentingnya sinergi antar partai politik di Kota Blitar. Kehadiran perwakilan dari PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, PPP, dan Demokrat dalam acara tersebut dipuji sebagai wujud soliditas “skuad penjaga demokrasi” di wilayah Blitar, termasuk Wali Kota Blitar
Dengan kepengurusan baru ini, PKB Kota Blitar diharapkan semakin solid dalam mengawal aspirasi masyarakat dan memperkuat posisi partai di masa depan.
Redaksi | Pramono




