Subang kpksigap.com.- Pemerintahan Kabupaten Subang melalui Dinas PUPR dalam merealisasikan pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Jalan di Bantaran kali Cilamatan yang menghubungkan 2 Desa Antara Desa Bantarsari dan Desa Sukahurip Kecamatan Cijambe Subang yang dilaksanakan oleh CV Restu Indah No Kontrak 600.110-JB.07Bid jemb-PUPR/SP/VI/2024. dengan Nilai Kontrak RP 996.190.000. Terkesan asal jadi dan terlihat kontruksi jembatan nya sudah melenting dan disangga 2 bambu dibawah jembatan tersebut. Minggu.(01/12/2024).
Keberadaan Pembangunan Jembatan tersebut menjadi bahan gunjingan dan polemik di masyarakat dan terdengar oleh Taem Investigasi Media KPKsigap.com yang turun langsung kroscek ke Lapangan dan melihat kondisi jembatan baru yang belum beberapa bulan keadaan menurut warga sekitar diprediksi kekuatan jembatan tidak akan lama dengan melihat kondisi ukuran dan Amparan beton memakai Bondek dan ukuran besi panjang bawah besi yang di pakai besi UMP 100 dengan 4 sambungan, dengan melihat kondisi rekontruksi Jembatan seperti itu banyak mengundang dan tanggapan dari Masyakatat sekitar .
Seperti yang di ungkapkan olah salah satu warga yang tidak mau namanya di sebutkan yang kebetulan berada di lokasi jembatan tersebut, mengatakan kepada Awak Media KPK sigap.com. bahwa jembatan ini tidak akan bertahan lama karena melihat dari bahan besi kontruksi bentangan panjang dibawah saja sudah kelihatan ukuran besi Pakai UMP ukuran 100 kecil lagi.
Lanjutnya Coba kalau pakai besi WF 400 yang dipakai ga bakal bergelombang pasti lurus dan penahan Cor bukan pakai Plat Baja malah pakai Bondek buat bangunan Rumah serta terlihat jembatan sudah melenting dan pinggir beton Pondasinya Sudak kelihatan retak terpisah dengan beton. “Ungkap warga.
Sungguh sangat disayangkan dengan Anggaran dari pajak Masyarakat pembangunan jembatan keadaan nya seperti ini, dan dia meyakini para pekerjanya bukan khusus dan propesional di bidang nya karena apa, saya sendiri sebagai Tukang kontruksi bangunan Baja dan rekan rekan disini juga banyak pekerja kontruksi baja memprediksi
bahwa bangunan jembatan ini tak akan bertahan lama dengan melihat segi ketebalan dan ukuran beton sangat tipis ga standar, ya gimana lagi sekarang sudah berdiri jembatan ini, dan kita ga tahu sudah di uji ga nya kelayakan serta kekuatan nya seperti apa, “pungkas warga.
(Mangsubang/Ujang)




