Korban Lakalantas Dimakamkan Bersama Motornya

Kupang, kpksigap, com //
Ayah korban  akan mati  jika  melihat motor yang digunakan  anaknya   kemudian  celaka  dan  meninggal.
Ayah korban bersama keluarga  meminta  agar motor tersebut dikuburkan bersama jasad anaknya.
Kejadian  viral tersebut merupakan kejadian pertama kalinya  di kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur.
Informasi yang direkam  media  KPK SIGAP dari sumber yang tidak mau namanya disebutkan menjelaskan bahwa Kejadian tersebut menimpa MG  siswa kelas XI SMAN Rote Barat pada Sabtu, 12 April 2025 tepatnya di jalan raya Dusun Loudano  Rote.
Korban  adalah warga Oenitas kecamatan Rote Barat  celaka ketika kembali dari sekolah  menuju rumahnya.
Setelah kejadian  korban masih hidup kemudian dibawah ke RSU Ba,a  lalu dirujuk ke Kupang pada 14 April 2025. Namun setibanya  di kupang nyawa  MG tidak tertolong, meninggal pada 15 April 2025.
Jasad korban dibawa kembali ke Rote lalu di makamkan  pada Kamis, 17 April 2025 di kampung halamannya.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono   kepada media mengatakan  bahwa  korban meninggal  akibat kecelakaan  saat mengendarai motornya CRF   DH 2649 dengan kecepatan tinggi.
Korban memakai helm namun akibat benturan keras di kepala, luka lebam dibagian mata kiri, luka leceh pada bahu kiri dan kaki kanan.
Baik Kapolres Rote Ndao maupun kepala Desa Oenitas, Paulus Pasole  mengatakan bahwa korban bersama dikuburkan bersama motornya atas permintaan ayah korban bersama keluarga.
Ayah korban akan mati jika melihat motor  yang menewaskan anaknya.
Maka biar saja motor itu dikuburkan bersama jasad  anaknya, kata ayah korban.
Pemakaman jenasah bersama motor adalah kejadian pertama di kabupaten Rote Ndao,  menyita banyak perhatian publik dan menjadi viral di media media  sosial.
Salah seorang tokoh masyarakat Oenitas  berinsial TO  kepada masyarakat yang hadir pada saat pemakaman mengatakan bahwa kejadian tersebut menjadi pengalaman dan pelajaran berharga khusus bagi  anak anak remaja agar lebih berhati hati ketika mengendarai sepeda motor.
Orang tua harus selalu memberikan peringatan pada anak anak agar selalu berwaspada saat mengendarai kendaraan atau sedang berjalan kaki di jalan raya karena selalu terjadi kecelakaan  yang merenggutnya, kata OT.
KPK SIGAP Red Yohanes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *