Kepala Desa Kadawung Pabuaran Rosman Suganda Gelar Acara PHBI Memperingati Isro’miraj 1446.H. Dan Santuni 22 Anak Yatim.

Subang kpksigap.com .-Pemerintah Desa Kadawung Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang menggelar Peringatan Hari Besar Umat Islam (PHBI) Tahun 1446.H Isro’miraj Nabi Muhhamad Saw yang mana Isro Mi’raj ini merupakan peringatan penting bagi umat muslim. Dimana peristiwa besar terjadi yakni perjalanan seorang Nabi Muhammad SAW menuju ke Sidratul Muntaha dan kembali ke Baitul Maqdis yang digelar di Halaman Masjid Baeturrohman Kampung Sukagenah RT 21-22
RW 10 Desa Kadawung. Minggu malam. (26/01/2025).

Adapun dalam acara peringatan Isro Mi’raj ini mengambil Tema.: Untuk Saudaraku, Semoga kita Juga bisa mengikuti jejak dan meneladani Akhlak Beliau.” Dengan penceramah Ustad Fauzzan  Abdurahman dari pondok pesantren dari Kabupaten Tasik.

Penampilan Kreativitas seni Marawis yang di bawakan oleh Anak Anak Santri/Satriwati Mesjid Baeturrohman mengawali dimulainya acara peringatan Isro Mi’raj dan Sambutan sambutan dari Panitia Pelaksana Acara,
yang dilanjutkan Sambutan dari Kepala Desa Kadawung Rosman Suganda yang dihadiri Aparatur pemerintahan Desa, tokoh Agama, tokoh pemuda,Tokoh masyarakat dan ibu ibu pengajian Majelis Taklim serta masyarakat sekitar.

Dalam Sambutannya kepala Desa Rosman Suganda memperingati peristiwa besar Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. bukan hanya sebuah peristiwa monumental dalam sejarah Islam, tetapi juga penuh dengan hikmah yang relevan untuk kehidupan kita saat ini.

Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik dalam membangun masyarakat yang adil, harmonis, dan sejahtera. Dalam perjalanan hidupnya, Rasulullah mengajarkan tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan kasih sayang kepada sesama.

Sebagai kepala desa, saya ingin mengajak kita semua untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pelajaran penting dari Isra Miraj adalah bagaimana Rasulullah menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya adil tetapi juga penuh kasih. Rasulullah selalu mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi.

Nilai-nilai inilah yang harus kita terapkan dalam membangun desa kita agar menjadi masyarakat yang madani. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk hidup rukun di tengah keberagaman. Dalam kehidupan bermasyarakat, kita sering dihadapkan pada perbedaan pendapat, budaya, bahkan agama. Namun, Rasulullah mengajarkan bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan kelemahan. Dengan sikap saling menghormati, gotong-royong, dan kerja sama, kita bisa menciptakan desa yang damai, maju, dan sejahtera.

mari kita tingkatkan semangat gotong-royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di desa kita, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga membantu tetangga yang membutuhkan. Dengan semangat ini, kita tidak hanya meneladani Rasulullah tetapi juga mewujudkan desa yang menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk semua warganya.
”pungkasnya.

Kepala Desa Kadawung Rosman Suganda di Akhir sambutan nya langsung Memberikan Santunan kepada 22 Anak yatim dipanggung kehormatan peringatan Isro Mi’raj yang disambut dengan kebahagian dari raut wajah Anak anak Yatim tersebut.

Dilanjutkan Acara Inti peringatan Isro Mi’raj  Tausiah Yang dibawakan oleh Almuqarom Ustad Fauzan Abdurahman yang dalam isi tausiah nya mengupas hikmah peristiwa Isra Mi’raj, khususnya terkait pentingnya menjaga shalat sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT. melalui peringatan Isra Mi’raj, kita semua dapat meningkatkan keimanan kepada Allah, kecintaan kepada Rasulullah, serta menghormati dan meneladani akhlak Nabi Muhhamad Saw dalam kehidupan kita sehari hari.

Ustad Fauzan mengajak dan berharap Marilah kita jadikan momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini untuk senantiasa memperbaiki akhlak seperti yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW,” harapnya.

(Mangsubang/Ujang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *