Ibu Armah, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kampung Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Keluhan ini terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat, khususnya di Kampung Bantar Gebang, RT 03/03, Kelurahan Bantar Gebang, Kecamatan Rawa Lumbu. Kapan: Keluhan tersebut terjadi pada hari Senin 27 /01/ 2025
Hal ini disebabkan kenaikan harga bahan pokok membuat masyarakat, termasuk ibu rumah tangga seperti Ibu Armah,
Merasa kesulitan dalam mengatur belanja harian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat kondisi perekonomian yang sulit.
Pihaknya meminta perhatian dari pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang sulit akibat kenaikan harga sembako.
Harapan masarakat kecil seperti saya , untuk membeli harga sembako sekarang ini ,sangatlah sulit karena penghasilan kami rendah.
” Saya berharap kepada pemerintah bisa mendengar keluhan masarakat kecil seperti saya ini,” pungkas ibu empat anak ini .***
Manado, kpksigap.com, Selasa, 12 Agustus 2025. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan untuk mewujudkan pembangunan Sulawesi Utara […]
Ketapang, kpksigap.com // Senin 26 Mei 2025. Ibarat pantun berbalas, setelah muncul kritik pedas dari seorang tokoh muda yang menyoroti adanya dugaan Gratifikasi pada Tes […]
Manado, kpksigap.com, Senin, 29 September 2025. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Sulawesi Utara resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2030. Prosesi pelantikan […]