KASIH SEJATI artinya MENCINTAI Orang Lain “Apa Adanya” Tanpa Syarat.

Kupang,
Kpksigap.com.
Alkisah ada seorang pemuda menjadi tentara kemudian ditugaskan di medan perang dalam waktu yang cukup lama. Dengan sendirinya maka  demi tugas ia harus rela berpisah dengan orang orang terkasih, ayah, ibu dan sanak saudaranya.

Pada sebuah pertempuran yang dahsyat, sang pemuda tersebut tertembak pada pangkal paha kanan dan bahu kirinya.
Ia mendapatkan pertolongan dari rekan rekannya, diantar ke rumah sakit untuk berobat. Di sana pihak medis memutuskan untuk mengamputasi kaki dan tangannya. Akibatnya pemuda tersebut mengalami cacat seumur hidup.
Atas pertimbangan komodannya maka ia dikembalikan pada keluarganya dalam kondisi cacat fisik.
Sang pemuda tersebut mengabarkan hal tersebut pada keluarganya. Alangkah senang keluarganya karena akan mereka akan  segera berjumpa dengan anak dan saudara terkasih yang sudah  sekian tahun berpisah.

Pemuda tersebut lebih lanjut meminta pada orang tua untuk mengizinkan dia   datang bersama temannya yang catat pada kaki dan tangannya. Setelah mendengar permintaan anak tersebut orang tua nya membuat pertimbangan dan memutuskan bahwa akan terjadi kerepotan yang luar biasa pada keluarga  untuk mengurus teman anaknya itu .
Akhirnya mereka menyarankan pada sang anak untuk membawa temannya tersebut ke panti sosial demi merawatnya. Sang anak diam merenung dengan penuh penyesalan setelah mendapatkan informasi tersebut.

Lalu ia mengirimkan alamat tinggalnya dan memohon agar besok ortu dan para saudara saudaranya menjemputnya pada alamat yang telah diberikannya .

Keesokan harinya keluarga tersebut bergegas menuju tempat tersebut untuk menjemput Sang anak .

Namun apa yang terjadi setelah mereka tiba di tempat itu. Petugas penginapan menyampaikan pada mereka bahwa tamu yang cacat itu telah meninggal semalam dengan membunuh diri.

Orangtua bersama sanak saudaranya melihat jasadnya.
Mereka sangat sangat terkejut dan menyesal tiada taranya karena ternyata yang disampaikan  anak tersebut bahwa ia akan pulang bersama temannya yang catat itu adalah dirinya sendiri.
Penyesalan keluarganya datang terlambat, semuanya  telah terjadi.

Kisah di atas  mengajarkan kita bahwa kita sering lebih suka dan mencintai orang orang yang baik, sehat sehingga tidak merepotkan kita. Sikap tersebut adalah manusiawi yang sering kita sendiri lakukan.

Mencintai dan mengasihi  sejatinya adalah bersedia dengan iklas dan tulus guna menerima orang lain “Apa Adanya”.

Semoga dengan kemampuan Adikodrat yang kita dapatkan  melalui Iman, Harapan dan Kasih yang adalah Kebajikan Ilahi  kita disadarkan untuk membangun hubungan pribadi dengan sesama dan Allah melalui persekutuan hidup.
Kasih sejati menjadikan kita untuk mencintai dan mengasihi secara Nyata. Iman memberi kita keyakinan untuk percaya pada kebenaran Ilahi. Harapan mendorong kita untuk menyatakan Kasih dan Cinta secara lebih menuju keIlahian tanpa syarat .

Kebajikan Ilahi membimbing kita untuk berkembang dalam persatuan dengan Allah dan sesama dengan membuka diri seutuhnya tanpa syarat…

Selamat menghayati dan menikmati makna Natal 2024 dan hikmah tahun baru 2025.

KPK – SIGAP
Yohanes  Kupang .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *