Kabut, Teh, dan Tawa di Kabawetan Sengkuang

“Kabut, Teh, dan Tawa di Kabawetan Sengkuang”
Kepahiang – KPK Sigap.com, April 2025 //
Di tengah sejuknya dataran tinggi Kabupaten Kepahiang, terbentang sebuah keindahan yang kerap terlewat oleh banyak orang, namun akan selalu dirindukan oleh siapa pun yang pernah menjejakkan kaki di sana. Tempat itu bernama Perkebunan Teh Kabawetan, yang terletak di Desa Sengkuang, sebuah surga hijau di mana alam, manusia, dan suasana menyatu dalam harmoni.
Hamparan kebun teh menghampar sejauh mata memandang, diselimuti kabut pagi yang lembut dan menenangkan. Di sekitar lokasi, pesona alam semakin lengkap dengan air terjun yang tersembunyi, taman bunga warna-warni, serta kedai-kedai kopi lokal yang menyajikan cita rasa khas penuh kehangatan.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih lama, tersedia vila-vila cantik yang menawarkan tempat penginapan dengan suasana tenang dan pemandangan menakjubkan. Cocok untuk keluarga, pasangan, atau siapa saja yang ingin meresapi keheningan alam dan keindahan pagi di tengah kebun teh.
Kami dari KPK Sigap.com disambut oleh dua sosok ramah, Bang Nasron dan Bang Candes, selaku pengelola wisata. Dengan canda tawa yang mengalir begitu alami, mereka menceritakan bagaimana warga setempat bahu-membahu menjaga keasrian dan kenyamanan tempat ini. “Bukan cuma penginapan yang kami tawarkan, tapi rasa tenang dan tawa yang menyembuhkan,” ujar Bang Candes sambil menyeduh kopi hangat.
Di salah satu kedai, kami berjumpa Ilham, pengunjung yang datang untuk melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota. “Saya datang sendiri, tapi rasanya seperti pulang. Orang-orang di sini hangat, suasananya tenang. Ini bukan cuma wisata, ini tempat untuk kembali mengenal diri sendiri,” ucapnya.
Warga Sengkuang berharap penuh, agar Bupati Kepahiang terpilih dapat menggandeng media, untuk mempromosikan wisata ini ke khalayak lebih luas. Bukan hanya agar ramai, tapi agar lebih banyak orang merasakan damainya Kabawetan dan hangatnya sambutan warga.
Perkebunan Teh Kabawetan bukan sekadar tempat indah. Ia adalah ruang untuk menyembuhkan hati yang lelah, tempat untuk mengenal kembali arti tenang, dan alasan untuk percaya bahwa dunia masih punya sudut yang tulus menyambut siapa pun yang datang.
Karena di Sengkuang, alam tak hanya indah dipandang—ia juga pandai memeluk.
KPK Sigap -Red – Eko Suwito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *