Inspektorat Kepulauan Aru Di Minta Serius Penanganan Laporan Warga Desa Erersin

KEPULAUAN ARU , PROVINSI MALUKU ,KPKSIGAP .COM- lnspektorat kepulauan Aru di minta serius dalam penanganan laporan warga desa Erersin kecamatan Aru selatan utara kabupaten kepulauan Aru terkait dugaan kasus penggelapan dana bantuan langsung tunai ( BLT).

 

Menurut seorang warga desa Erersin kepada KPK – SIGAP selasa (4/11/2025 ) yang namanya tidak di publikasihkan mengatakan bahwa dirinya berharap lnspektorat kepulauan Aru agar  lebih serius dalam penanganan  laporan yang sudah di layangkan sejak 17 Oktober 2025 .

Laporan tentang dugaan penggelapan bantuan langsung tunai ( BLT ) tahun 2021,2022,2023 dan 2024  senilai Rp.45.000.000. .

Tunjangan BPD tahun  2021, 2022,2023 dan 2024 senilai Rp.19.200.000. Hak hak kader posyandu  senilai Rp.13.800.000. Dan Hak hak Bidan desa senilai Rp. 6.720.000.

 

Hingga saat ini kepala desa Erersi Naftali Gaiteborbir belum menyalurkan dana tersebut kepada keluarga penerima manfaat .

Serta hak hak  Badan permuswartan desa ( BPD ) , kader posyandu  dan Bidan Desa.

Kepala lnspektorat kepulauan Aru Roy Heatubun di hubungi KPK – SIGAP  Selasa (4/10/2025 secara singkat  membenarkan bahwa  desa Erersin  sudah ada laporan yang masuk di lnspektorat kepulauan Aru.

 

 

Tak lupa juga kepala desa Erersin yang di hubungi KPK – SIGAP selasa (4/11/2025 ) melalui Via Whatsapp tidak merespon.

(  KORWIL MALUKU –  BOGER

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *