Manado, AktualNusantara- Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, menjadi saksi semaraknya pembukaan Open Tournament Catur Piala Gubernur Sulawesi Utara 2025, Senin (18/8/2025). Acara yang dipusatkan pukul 10.00 Wita ini digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Turut hadir Wagub J Victor Mailangkay, Plt Sekprov Tahlis Galang, serta jajaran Pengurus Provinsi PERCASI Sulut.
Turnamen yang diselenggarakan PERCASI Sulut bersama Pemprov Sulut ini menyedot antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ketua Panitia Jemmy Ringkuangan mengungkapkan, pendaftaran peserta membludak melebihi ekspektasi. “Meski pendaftaran resmi ditutup, kami tetap mengakomodir pendaftar baru sesuai instruksi Gubernur,” tegas Ringkuangan saat sambutan pembukaan. Hingga pukul 12.00 Wita, tercatat 336 pecatur ikut serta.
Gubernur Yulius Selvanus dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum PB PERCASI menegaskan catur bukan sekadar permainan. “Olahraga ini membentuk karakter generasi muda melalui strategi, kecerdasan, dan integritas,” ujarnya. Ia berharap turnamen menjadi ruang aktualisasi bagi pecatur dari berbagai kalangan, mulai pelajar hingga senior.
Ketua Pengprov PERCASI Sulut Apriano Ade Saerang menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemprov. “Ini bukti nyata komitmen Gubernur menjadikan catur sebagai olahraga strategis,” katanya. Menurutnya, Sulut memiliki potensi besar melahirkan bibit unggul catur nasional bahkan internasional.
Total hadiah Rp 43,5 juta disiapkan bagi para pemenang, disertai piala bergilir Gubernur, sertifikat, dan hadiah hiburan. Wakil Sekretaris PERCASI Sulut Vecky Tenda menambahkan, ajang ini juga sarana penanaman nilai luhur olahraga. “Catur mengajarkan disiplin, kesabaran, dan kematangan mengambil keputusan,” jelasnya.
Turnamen yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA ini dirancang sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan atlet. Herry Benjamin selaku Ketua Harian PERCASI Sulut menyatakan, inklusivitas menjadi ciri khas acara. “Semua kalangan boleh berlaga, karena kami ingin catur menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Di balik nuansa kompetitif, semangat kebangsaan mengemuka kuat. Plt Sekprov Tahlis Galang menuturkan, gelaran ini adalah bentuk kontribusi nyata dunia catur bagi kemajuan bangsa. “Dengan semangat HUT ke-80 RI, kita tingkatkan sportivitas dan prestasi,” serunya.
Para peserta terlihat fokus menyusun strategi di atas papan catur sepanjang hari. Panitia memperkirakan turnamen akan berlangsung hingga malam. Dukungan logistik dan protokol dari Pemprov disebut menjadi kunci kelancaran acara bergengsi ini.
Sebagai penutup, Gubernur Yulius berpesan agar momentum ini menjadi pemicu lahirnya pecatur Sulut yang berdaya saing global. “Ke depan, kita targetkan kontribusi lebih besar di tingkat nasional dan internasional,” tandasnya. Dirgahayu ke-80 RI pun bergema di antara riuh tepuk tangan para pecatur.




