Garda Prabowo OKU Siap Guncang Jalanan: Desak Hentikan Angkutan Batubara Perusak Lingkungan

kpksigap.com ,OKU Ogan Komering Ulu (OKU) – Krisis lingkungan dan ketidak adilan sosial akibat aktivitas pertambangan batu bara di wilayah OKU memicu gerakan besar dari masyarakat. Organisasi masyarakat Garda Prabowo OKU menyatakan akan menggelar aksi damai besar-besaran dalam waktu dekat untuk mendesak penghentian angkutan batubara yang merusak jalan umum, membahayakan keselamatan, dan menghancurkan ekosistem alam setempat.

Aksi ini dipimpin oleh Rimbun Jaya sebagai Koordinator Lapangan dan Yulis Idham Kholik sebagai Koordinator Aksi. Mereka menegaskan bahwa gerakan ini bukan bermuatan politik, melainkan panggilan nurani untuk membela hak masyarakat yang selama ini merasa terabaikan oleh negara dan pemerintah daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat OKU menyaksikan jalan nasional yang membentang dari Tanjung Enim, Lahat, hingga Baturaja, rusak parah akibat lalu lalang angkutan batubara. Truk-truk besar membawa batubara dalam jumlah masif, memicu kecelakaan lalu lintas, mempercepat degradasi jalan, dan menimbulkan polusi yang mengancam kesehatan warga.

Tidak hanya infrastruktur yang tergerus, aktivitas ini juga berimbas pada lingkungan hidup. Sungai-sungai alami, termasuk Sungai Ogan, mengalami penyempitan dan pencemaran. Salah satu contoh nyata adalah pembangunan jembatan di kawasan PLTU Keban Agung yang diduga tanpa izin resmi, mempersempit aliran sungai dan berpotensi menyebabkan banjir besar di masa depan.

Garda Prabowo OKU secara resmi mengajukan lima tuntutan utama dalam aksi mereka: menghentikan seluruh operasi angkutan batubara di jalan nasional, menangkap dan mengadili pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan PLTU Keban Agung tanpa izin, menindak tegas PT Abadi Ogan Cemerlang atas dugaan penambangan ilegal di kawasan hutan produksi, memproses hukum PT Prima Lazuardi Nusantara yang beroperasi tanpa izin lingkungan, serta mendesak realisasi janji keterlibatan tenaga kerja lokal.

Ketua Satgas Prabowo Sumatera Selatan, Feriyandi, turut menyatakan dukungan penuh terhadap aksi ini. Ia menegaskan bahwa keberanian mengungkap pelanggaran korporasi besar harus mendapat tempat. “Kami berdiri bersama rakyat. Fakta-fakta pelanggaran ini nyata dan tidak boleh lagi didiamkan. Pemerintah dan aparat hukum wajib segera bertindak,” ujarnya.

Feriyandi juga mengingatkan bahwa jika praktik-praktik ini terus dibiarkan, bukan hanya kerusakan lingkungan yang akan terjadi, tetapi juga akan memperparah ketimpangan sosial-ekonomi di tengah masyarakat OKU. Ia menilai kondisi ini sebagai bom waktu yang bisa meledak menjadi konflik horizontal apabila negara terus abai.

Garda Prabowo OKU menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, LSM, mahasiswa, hingga tokoh adat dan agama, untuk bergabung memperkuat suara rakyat. Mereka percaya bahwa perjuangan ini tidak hanya soal jalan rusak atau limbah batubara, tetapi tentang mempertahankan hak atas lingkungan hidup yang sehat dan masa depan anak cucu.

Aksi ini direncanakan berlangsung secara damai, dengan tetap mengutamakan ketertiban umum. Garda Prabowo OKU berkomitmen menyampaikan aspirasi mereka melalui orasi, dialog terbuka dengan pihak berwenang, dan penyampaian petisi tuntutan secara resmi. Namun mereka menegaskan, bila tuntutan ini diabaikan, gelombang aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar akan digelar.

(SEKRETARIS GARDA PRABOWO OKU )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *