Kota Tidore kepulauan Kpksiga.com.
Melihat berbagai problematik akibat jalannya pemerintahan dan pembangunan desa yang tidak kondusif dan signifikan membuat masyarakat di desa Lola kecamatan Oba tengah resah dan bertanya tanya apa akar permasalahannya sehingga keadaan di desa tidak aman. Usut punya usut ternyata ada dugaan penyelewengan dana desa oleh aparat desa di mana tidak transparan dan kooperatif dalam penggunaan dana tersebut. 
Hasil pantauan Media KPK- SIGAP di lapangan dan wawancara dengan beberapa anggota masyarakat , mereka mengharapkan agar pemerintah terkait dan penegak hukum segera mengambil langkah langkah yang tegas dan terukur dengan melakukan audit terhadap penggunaan dana oleh aparat desa. Berdasarkan hasil investigasi jurnalis KPK- SIGAP lebih jauh maka ada indikasi berupa dugaan bahwa kades Lola ini seakan akan di bekap oleh oknum oknum tertentu guna menutup nutupi persoalan tersebut.
Masyarakat mengharapkan agar pemerintah dan penegak hukum yang terkait segera mengambil langkah langkah secepatnya untuk mengatasi persoalan tersebut sehingga suasana bisa kondusif pemerintahan dan pembangunan desa dapat berjalan dengan normal serta aman . Sebab dari waktu ke waktu pembangunan di desa Lola tidak ada perubahan sedangkan dana desa tetap cair dari waktu ke waktu. Salah satu tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan dengan tegas kepada media ini katakan bahwa dirinya bersama seluruh masyarakat dengan hormat mengharapkan agar pihak penegak hukum dan pihak terkait segera turun ke desa bertemu langsung dengan masyarakat, BPD, dan kepala desa agar bisa duduk bersama membahas dan mencari solusi yg tepat sehingga dapat mengatasi persoalan tersebut sehingga roda pemerintahan dan pembangunan desa dapat lancar dan sukses.
Karena sekali lagi ada dugaan bahwa selama 1 priode kades dan BPD di duga kerja sama gelapkan anggaran dana desa akibat dari ketidak transparan dalam bekerja.. kesan tertutup dan tidak koperatif .
KotaTidore Kepulauan
(Rusli Halil, KPK -SIGAP)




