Pontianak,kpksigap.com – 2 Desember 2024 – Pembuangan limbah kaca mobil di pinggir Jalan Merdeka, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, telah menjadi perhatian publik. Aktivitas ini diduga dilakukan oleh seorang pengusaha bengkel mobil, Longkiat, dan berlangsung bertahun-tahun tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang.
“Hal ini sangat membahayakan para pengguna jalan. Sampah kaca mobil yang berserakan di pinggir jalan bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. Lokasi tumpukan pecahan kaca itu tampak jelas di dekat STMIK Pontianak, menciptakan ancaman nyata bagi masyarakat yang melintas setiap hari.
Meski keluhan masyarakat telah berulang kali disampaikan, Pemerintah Kota Pontianak, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, belum mengambil tindakan tegas. “Sudah bertahun-tahun hal ini terjadi, tapi tidak ada respons nyata. Seolah ada pembiaran terhadap pelaku usaha ini,” tambah seorang warga lainnya.

Saat mencoba meminta penjelasan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, awak media justru menghadapi kendala. Petugas yang ditemui di kantor dinas tersebut menolak memberikan informasi. “Kami tidak bisa memberikan keterangan di sini. Semua harus melalui kepala dinas, tetapi beliau sedang tidak ada di tempat,” kata seorang penjaga kantor dinas tersebut.
Upaya lanjutan dilakukan dengan mendatangi kantor tersebut beberapa hari kemudian. Namun, kembali dijelaskan bahwa hanya kepala dinas yang berwenang memberikan keterangan. “Pesan dari sekretaris, kami tidak bisa memberi komentar. Silakan langsung ke kepala dinas,” pungkas petugas.
Keengganan pihak dinas untuk memberikan klarifikasi memperkuat kesan bahwa masalah ini diabaikan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada langkah konkret dari pemerintah Kota Pontianak untuk menangani dugaan pembuangan limbah kaca secara ilegal oleh oknum pengusaha bengkel mobil Longkiat.
Respons Warga dan Harapan
Warga berharap ada tindakan tegas untuk menghentikan praktik pembuangan limbah yang membahayakan ini. “Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban akibat kaca pecah ini. Pemerintah harus segera turun tangan,” desak seorang pengendara motor yang rutin melintasi kawasan tersebut.
Pemerintah Kota Pontianak diharapkan tidak hanya memberikan sanksi kepada pelaku, tetapi juga meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Transparansi dan tanggung jawab menjadi hal yang dinanti masyarakat dari instansi terkait.
Hingga kini, publik terus menunggu langkah nyata demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Penulis : Maulana




