Desa Bijeli Kab. Timor Tengah Utara NTT memperoleh dana Indeks Desa Membangun 2024.

Kupang Kpksigap.com .
Diakhir 2024 Pemerintah desa Bijeli bersama masyarakat Bijeli berbangga karena atas kerja sama yang bersinergi, partisipatif serta transparan akhirnya mencapai hasil kerja yang baik sesuai Kriteria penilaian Indeks Desa Membangun yang meliputi: Indeks Ketahanan Sosial, Indeks ketahanan ekonomi, Indeks ketahanan Infrastruktur
Indeks ketahanan Tata kelola.

Pantauan awal KPK – SIGAP bahwa roda pemerintahan desa Bijeli berjalan dengan baik dan mengalami perkembangan positip dari waktu ke waktu.

Berkat semangat kebersamaan dan persaudaraan yang baik, transparan dan partisipstif maka akan mendatangkan hasil yang baik, kata
Stefanus Satban, selaku kepala desa Bijel.
Lebih lanjut dalam bincang bincang antara awak Media KPK – SIGAP bersama Stef nama sapaan kepala desa tersebut, mengatakan bahwa desa Bijeli yang letaknya kurang lebih 18 Km dari kota Kefa Ibu Kota Kab. TTU tersebut merupakan sebuah desa yang memiliki banyak potensi untuk pengembangan sektor pertanian baik untuk lahan basah maupun lahan kering, sektor peternakan, sektor pariwisata dan pengembangan usaha kreatif lainnya.

Kami sedang berjuang untuk menjalin kerja sama dan kemitraan yang bersinergi dan inovatif dengan berbagai pihak demi membantu kami dalam memberdayakan potensi potensi yang ada.

Stef lebih lanjut, mengatakan bahwa berkat kerja sama dan usaha keras dirinya selalu kepala desa bersama para aparat desa, masyarakat serta bimbingan dan pendampingan dari pihak pemerintahan Kabupaten desa Bijeli mendapatkan dana Indeks Desa Membangun berturut turut selama dua tahun dari kementerian yaitu pada tahun 2023 dengan alokasi dana RP.120.000.000 dan di tahun 2024 meningkat lagi menjadi RP. 206.808.

Apa manfaat dana sebesar itu, tanya KPK- SIGAP.
Stef mengatakan bahwa dana Indeks Desa Membangun itu digunakan sesuai SOP berdasarkan UU No. 6/2012 pasal 37, PERMENDES PDTT Nomor 2/ 2016 dan PERMENDES PDTT Nomor 21/2029 dimana pemanfaatnya untuk : Ketahanan Sosial, ketahanan Ekonomi, ketahanan Infrastruktur, ketahanan Lingkungan dan Tata Kelola.

Kepala desa yang masih muda, penuh semangat dan memiliki berbagai pengalaman sejak sebelum menjadi kepala desa dengan senyum humanisnya mengatakan bahwa
masih ada sekian banyak hal yang membutuhkan kerja keras secara tersistem dan terukur demi membenahi: pembangunan sumber daya manusia, penguatan ekonomi kreatif, pembangunan fisik, pembangunan lingkungan, infrastruktur, pembangunan aset dan Tata kelola.

Untuk mewujudkan harapan harapan tersebut menuju kemajuan dan kesejahteraan maka harus ada semangat inovasi yang berintegritas dalam membangun relasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan bantuan dan berbagai strategi dalam melaksanakan pembangunan di desa Bijeli, demikian kata sang kades
Kepada KPK – SIGAP diakhir pembicaraan.

KPK- SIGAP
Yohanes.
Kupang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *