‎Cinta & Kesetiaan: Keluarga Pangemanan-Lumempow Rayakan Perkawinan Emas ke-50 Tahun, Dengan Penuh Sukacita

‎Manado, kpksigap.com, Sabtu, 26 Juli 2025.
‎Di tengah kesederhanaan yang hangat dan penuh keakraban, pasangan terkasih Welly Pangemanan dan Elsye Lumempow merayakan momen sakral perkawinan emas mereka yang ke-50 tahun. Acara syukur ini digelar di kediaman mereka di Perumahan Banua Asri II, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Manado, dan dihadiri oleh keluarga besar, kerabat, sahabat, serta para tamu yang datang dari berbagai daerah.

‎Perayaan yang sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol nyata dari kekuatan cinta, ketulusan, dan kesetiaan yang telah teruji selama lima dekade. Di usia pernikahan setengah abad, pasangan ini menunjukkan bahwa rumah tangga yang dibangun di atas dasar iman kepada Tuhan, pengertian, dan saling mendukung, akan bertumbuh kokoh menghadapi segala musim kehidupan.

‎“Puji Tuhan, karena kasih dan penyertaan-Nya kami boleh melewati 50 tahun perjalanan hidup bersama. Tidak mudah, tetapi Tuhan sungguh baik. Ia memberi kami kekuatan, kesehatan, dan karunia terindah: anak-anak dan cucu yang menjadi kebanggaan kami,” ujar Welly Pangemanan dengan penuh syukur kepada media kpksigap.com.

‎Tiga buah hati dari pasangan ini kini tumbuh menjadi pribadi-pribadi hebat yang mendedikasikan hidup untuk pelayanan hukum dan keadilan di Indonesia:

‎* Frans W.S. Pangemanan, seorang Hakim yang kini mengabdi di Pengadilan Negeri Kendari, Sulawesi Tenggara.
‎* Sintia Pangemanan, seorang Pengacara berdedikasi yang berpraktik di Kota Manado.
‎* Noula Pangemanan, sosok Hakim muda yang kini bertugas di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

‎Kehadiran anak-anak, menantu, serta cucu-cucu tercinta turut menambah semarak suasana. Doa dan tawa bercampur haru menjadi warna dari hari bersejarah ini. Tak sedikit kerabat dan teman lama yang datang jauh-jauh demi merayakan kisah cinta yang telah menjadi inspirasi banyak keluarga.

‎Meski acara digelar di rumah pribadi yang sederhana, nuansa kehangatan dan kasih sayang yang terpancar menjadikan hari itu terasa sangat istimewa. Tidak ada kemewahan berlebihan, tetapi ada limpahan sukacita yang tulus dari hati yang penuh rasa syukur.

‎“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran semua orang yang telah datang. Doa dan kehangatan dari keluarga dan sahabat merupakan hadiah terbaik dalam hidup kami. Kami merasa diberkati dan bersyukur bisa menikmati usia ini bersama, dikelilingi orang-orang yang kami cintai,” ungkap Elsye Lumempow dengan mata berbinar.

‎Perayaan ini bukan hanya sebuah pesta keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa cinta yang murni dan penuh pengorbanan masih ada dan nyata. Kisah Welly dan Elsye adalah bukti bahwa dalam dunia yang cepat berubah, nilai-nilai kekeluargaan, iman, dan kesetiaan tetap abadi.

‎Selamat merayakan 50 tahun cinta, Bapak Welly Pangemanan dan Ibu Elsye Lumempow. Doa dan berkat terbaik mengiringi langkah kalian menuju tahun-tahun penuh kasih selanjutnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *