Turut hadir dalam audiensi Ketua LPTQ Kabupaten Kepulauan Aru, Armand Walay, bersama Tim Seleksi dan Rekrutmen Peserta MTQ. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi sekaligus penyampaian laporan hasil seleksi peserta yang telah dilakukan oleh tim berdasarkan Surat Keputusan yang ditetapkan oleh Bupati Kepulauan Aru.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPTQ menyampaikan bahwa proses seleksi peserta MTQ telah dilaksanakan sejak pertengahan Januari hingga awal Februari 2026. Hasil seleksi tersebut kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Tim Seleksi dan Rekrutmen sebagai dasar penetapan peserta yang akan mengikuti tahapan pembinaan menuju MTQ Tingkat Provinsi Maluku yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru yang juga berperan sebagai penasehat dalam tim seleksi menyampaikan bahwa pembinaan peserta perlu dilakukan secara terarah dengan mengidentifikasi potensi pada setiap cabang lomba. Hal ini penting agar persiapan peserta dapat lebih maksimal, termasuk dalam menghadirkan pelatih yang memiliki kompetensi sesuai dengan cabang yang dilombakan.
“Melalui identifikasi potensi pada setiap mata lomba, kita dapat menentukan strategi pembinaan yang tepat, sehingga peserta yang dipersiapkan benar-benar mampu bersaing dan memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Aru,” ungkapnya.
Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dalam arahannya menegaskan bahwa peserta yang dipersiapkan diharapkan berasal dari putra-putri daerah atau mereka yang menetap di Kabupaten Kepulauan Aru.
Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Aru untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang tilawatil Qur’an dan cabang lomba lainnya.
Bupati juga menekankan pentingnya dukungan dan kesiapan seluruh pihak, termasuk penyediaan pelatih yang kompeten serta dukungan akomodasi bagi kontingen MTQ Kabupaten Kepulauan Aru agar dapat mengikuti ajang MTQ Provinsi Maluku dengan baik
( KORWIL MALUKU – BOGER




