ATM Mini Hadir di Pedesaan, Warga Keo Tengah Merasa Terbantu Dalam Bertransaksi.*

*ATM Mini Hadir di Pedesaan, Warga Keo Tengah Merasa Terbantu Dalam Bertransaksi.*

Nagekeo KPK-Sigap.com.//
Sebuah inisiatif sederhana dari seorang pemuda desa, berhasil menyelesaikan kesulitan masyarakat lokal untuk mendapatkan akses layanan dalam bertransaksi. Kemudahan layanan ini mulai dirasakan ketika pada 7 Mei 2025 lalu, sebuah ATM Mini resmi beroperasi di Dusun Puukodi, Desa Kotowuji Barat – Keo Tengah. Lokasinya yang berada di pusat geografis antar desa menjadikan tempat ini sebagai titik strategis bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh jarak jauh dan mengeluarkan biaya transportasi hanya untuk sekadar menarik uang tunai atau melakukan pengiriman dana.
Solusi nyata yang didasari oleh keprihatinan sosial tersebut diinisiatifkan
Vonsu B, pemuda desa asal RT 01 desa Kotowuji Barat, yang akrab disapa Bung Ons. Menurutnya, motivasi utama bukan semata karena peluang bisnis, melainkan karena keprihatinan melihat warga harus menyewa ojek atau berjalan jauh ke pusat kecamatan hanya untuk menggunakan fasilitas ATM.

_”Selain tujuan bisnis, saya juga prihatin lihat orang-orang kita susah payah cari ojek ke ATM yang lumayan jauh,_ ” tutur Ons kepada KPK-Sigap, Kamis 26, 06, 2025.

Layanan ini tak hanya sebatas transaksi perbankan dasar seperti tarik tunai dan transfer uang, namun juga mencakup pengisian pulsa, pembelian tiket pesawat, tiket PELNI, dan layanan digital lainnya yang sebelumnya sulit dijangkau oleh masyarakat desa.
Respon Antusias dari Warga
Respon masyarakat pun sangat positif. Fredemtus Embo, warga setempat, menyampaikan rasa syukurnya.

” _Saya rasa senang dan syukur dengan adanya ATM di dekat kita ini, karena tidak perlu pusing kalau mau ambil uang dan kirim uang,_ ” ujarnya sambil duduk santai di samping ATM Mini tersebut.

Nada bahagia juga datang dari warga desa tetangga. Siprianus, warga Lewa Ngera, menyampaikan dalam bahasa daerah Keo:

_”Kami mona ka sewa ojek kai dau Ma’u nggo mada joi dau BRI, ui ke negha ne’e ndia we’e kita haha…”_
(“Kami tidak perlu buang biaya ojek ke Maunori jika mau ambil uang, sekarang fasilitas itu sudah ada di dekat kita haha…”)

Fasilitas Alternatif tersebut tentu sangat bermanfaat bagi warga masyarakat Non-Digital
Di tengah era digital, lantaran banyak masyarakat desa yang masih belum familiar dengan aplikasi perbankan digital seperti BRIMO dan lain – lain. Oleh karena itu, kehadiran ATM Mini menjadi solusi nyata yang mendekatkan layanan keuangan ke masyarakat akar rumput, sekaligus menjembatani keterbatasan literasi digital yang masih terjadi di banyak desa.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dimaksud seperti pembelian tiket dan lain sebagainya dapat menghubungi Bung Ons melalui WhatsApp di nomor 0822-6010-0694.

KPK-Sigap–Red
Editor mursyidi
Reporter E. Embu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *