Manado,kpksigap.com — Aliansi Masyarakat Bersatu Anti Korupsi (AMBAK) menegaskan bahwa mereka tidak terafiliasi dengan aksi demo bertajuk “Indonesia Gelap” yang belakangan ini ramai diperbincangkan. AMBAK menyatakan sikapnya tetap berada di jalur yang sah dengan mendukung penuh program ASTA CITA Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi dan mafia di segala lini.
Dalam pernyataan resminya, Ketua LSM LPAKN, Audy Endey, bersama Ketua LSM RAKO, Harianto Nanga, menyampaikan bahwa pihaknya tidak ingin dikaitkan dengan gerakan yang tidak jelas asal-usulnya dan tujuan yang tidak transparan.
“Kami tegaskan, AMBAK tidak terlibat dalam demo ‘Indonesia Gelap’. Kami bergerak sesuai koridor hukum dan mendukung penuh langkah Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi dan mafia yang merusak sistem di negeri ini,” ujar Audy Endey.
Lebih lanjut, Audy Endey bersama Harianto Nanga menjelaskan bahwa istilah “gelap” yang digaungkan dalam demo tersebut memiliki konotasi yang tajam terhadap realita yang terjadi, terutama dalam penanganan pemberantasan korupsi dan mafia tambang apalagi yang berstatus sengketa hingga kini dinilai belum sepenuhnya tuntas.
“Kata ‘gelap’ merefleksikan situasi saat ini, khususnya dalam persoalan pemberantasan mafia tambang yang masih menjadi momok. Namun, kami percaya dengan program ASTA CITA Presiden Prabowo, langkah-langkah tegas akan segera diambil,” jelas Harianto Nanga.
AMBAK juga mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam mengikuti aksi-aksi massa dan memastikan keterlibatan mereka dalam gerakan yang jelas dan sesuai hukum. Mereka mengingatkan bahwa perjuangan melawan korupsi harus dilakukan melalui jalur yang benar demi menciptakan perubahan nyata tanpa merusak stabilitas negara.
Pihak pihak yang sengaja plesetkan kalimat “Sulut Gelap” ke arah yang berlawanan mungkin pihak pihak yang selama ini menghasilkan sesuatu dari aktivitas ilegal dengan menjual jual nama pemerintahan yang baru terpilih,sebutnya
Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait demo “Indonesia Gelap”, namun dukungan terhadap program ASTA CITA terus digaungkan oleh berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.**(tim)




