KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
GENTENG, BANYUWANGI — SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Genteng, Banyuwangi, mengadakan hajat demokrasi internal sekolah dengan menerapkan sistem digital sepenuhnya. Pemilihan Ketua OSIS, Ketua Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK), dan Danton Resimen (Danmen) kali ini berlangsung tanpa kertas alias paperless.
Pelaksanaan pemilihan pada Jumat (15/8/2025) ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Kepala Smadatara, H. Mujib, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan praktik demokrasi kepada para siswa secara langsung. “Pemilihan dilakukan secara demokratis dan bertanggung jawab,” kata Mujib.
Proses pemilihan ini meniru sistem Pemilu nasional. Para calon, yang hanya berasal dari siswa kelas X dan XI, diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi serta berorasi di depan warga sekolah. Ini menjadi ajang bagi mereka untuk belajar tampil di depan publik.
“Penyampaian visi dan misi sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Setelah pemilihan selesai, siswa kelas XII akan menyerahkan kepemimpinan kepada penerusnya,” jelas Mujib. Ia juga menegaskan pentingnya peran ketiga posisi ini dalam mendukung visi dan misi sekolah. “Mereka harus bisa bertugas dengan baik dan menghasilkan kegiatan yang mendukung tercapainya cita-cita sekolah,” tambahnya.
Kebanggaan terbesar bagi sekolah ini adalah keberhasilan mengintegrasikan teknologi digital dalam proses pemilihan. Seluruh suara guru dan siswa langsung terekam ke dalam perangkat digital yang sudah disiapkan panitia, menghilangkan kebutuhan akan kertas suara.
“Kami upayakan semua berbasis digital, karena sekolah kami sudah ditunjuk Gubernur Jatim sebagai sekolah berbasis digital,” pungkas Mujib. Langkah ini tidak hanya efisien, tetapi juga sejalan dengan status Smadatara sebagai sekolah percontohan digital di Jawa Timur. Sumber berita: (Red Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)



