MANADO, kpksigap.com, Jumat, 25 Juli 2025.
Duka mendalam akibat tragedi kebakaran KM Barcelona yang mengguncang masyarakat Sulawesi Utara, menyisakan secercah harapan dan nilai kemanusiaan yang luar biasa. Di tengah peristiwa mencekam tersebut, seorang balita berhasil diselamatkan dari amukan api oleh Abdul Rahman Agu, pria sederhana yang menjelma menjadi pahlawan sejati.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara langsung menggelar pertemuan emosional bersama keluarga balita penyintas di Wisma Negara Manado, Rabu (24/7). Pertemuan ini bukan hanya menjadi simbol empati mendalam dari pemerintah, tetapi juga bentuk penghormatan atas keberanian Abdul Rahman yang mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan sesama.
”Atas nama seluruh masyarakat Sulawesi Utara, saya menyampaikan rasa syukur atas keselamatan balita ini dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada saudara Abdul Rahman Agu yang telah menjadi simbol nyata dari nilai kemanusiaan dan solidaritas kita,” ucap Gubernur Yulius dengan penuh haru.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Yulius juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendampingi keluarga korban, termasuk dalam pemulihan psikologis, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan semangat hidup para penyintas.
Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan bantuan simbolis, dan piagam penghargaan secara langsung kepada Abdul Rahman, sebagai bentuk pengakuan resmi atas aksi heroik yang menyentuh hati rakyat Sulawesi Utara.
Tragedi KM Barcelona menjadi pengingat pahit, namun juga memperlihatkan wajah sejati solidaritas dan kepahlawanan rakyat Sulut. Dalam setiap bencana, ada pahlawan yang lahir—dan hari ini, kita menyebutnya: Abdul Rahman Agu.
Torang Samua Basudara.
Aksi Heroik Disambut Haru: Gubernur Sulut Yulius Selvanus Beri Penghargaan kepada Penyelamat Balita Tragedi KM Barcelona




