Jajaran KPK Sigap Sudah Melakukan Kerja Peliputan Sesuai Kode Etik Jurnalistik

Kalbar, KPK sigap.com
Reaksi rekan sesama media yang menilai pemberitaan KPK sigap.com menyalahi kode etik jurnalistik, tidak beralasan sama sekali. Semuanya, sudah memenuhi standar kerja jurnalistik.
Owner KPK Sigap.Com, Hendrianua Gea, Senin (9/6) merespon keluhan yang bersangkutan, dengan mengatakan, kalau pun ada masalah, yang tidak nyaman dari berita yang ditampilkan sebelumnya, hanya sebatas tersinggung saja.
” Idealnya, keluhannya tidak disampaikan melalui media yang dimiliki, tapi cukup dievaluasi saja sikapnya, kenapa itu terjadi dan bukan mencari pembenaran atas perilaku yang ditampilkan saat kendala yang dihadapi di lapangan,” katanya.
Ini hanya sebatas baper (bawa perasaan) saja dan dipicu rasa tidak nyaman saja.
Justru, saat disampaikan ke media lagi atas kekecewaan dengan sesama rekan media, akan berdampak tidak terjalinnya komunikasi yang baik antar sesama nanti.
Jadi yang rugi, malah yang bersangkutan, bukan rekan media yang mengeluarkan berita.
“Ini fakta kok, tidak mengada ada, habis yang jadi narasumber saat di lapangan itu yang tidak terima kita, bagaimana lagi,” katanya.
Berarti ada yang kurang dari kemampuan yang kita miliki, tentunya harus belajar lagi, bagaimana seharusnya menjadi wartawan profesional saat melakukan investigasi.
Seharusnya wartawan yang datang ke suatu daerah yang bukan daerah domisili nya, menyadari bahwa ada teman yang telah hadir di lokasi dan lebih memilih bersilaturahmi antar sesama, bukan malah mencari cari masalah atas kejadian yang dihadapi.
Tidak rugi rasanya kalau bersilaturrahmi dengan sesama rekan pers jika sebelumnya kita berada dari daerah yang berbeda.
Tentunya, jika sikap profesionalisme seorang wartawan yang diterapkan dalam diri, maka tidak ada masalah yang dihadapi. Justru saling berbagi dan menguntungkan satu sama lain.
Karena itu, membongkar masalah yang dihadapi, justru membuat diri menjadi malu sendiri, karena kita yang tidak profesional di lapangan, jangan malah orang lain yang dipermasalahkan.
“Ini sama dengan mencoreng kening sendiri, kita yang tidak mampu menjalankan profesi kita dengan seharusnya, bukan orang lain yang dipersalahkan,” katanya.

KPK sigap red H.Gea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *