Ketapang, kpksigap.com Kalbar – Setelah melalui musyawarah dan mekanisme, Koperasi Merah Putih di Desa kedondong, Kecamatan Kendawangan,Kabupaten Ketapang, akhirnya rampung dan resmi terbenruk. Senen (26/05/2025).
Bertempat di Kantor Desa pembentukan melalui musyawarah khusus dalam rapat tersebut ditunjuk sudirman, very yoga dan feron sebagai pimpinan dan sekretaris yang membuka rapat anggota.
Dalam rapat anggota ini dihadiri sebanyak 34 orang sebagai pendiri koprasi.
Adapun agenda pada acara rapat musyawarah luar biasa khusus pendirian koperasi sebagai berikut.
1. Pembahasan nama koperasi
2. pembahasan kedudukan/alamat koperasi
3. pembahasan bentuk koperasi
4. Pembahasan wilayah keanggotaan
5. Pembahasan jangka waktu berdiri
6. Pembahasan usaha koperasi
7. Pembahasan permodalan simpanan pokok, simpanan wajib, hibah dan modal pendirian koperasi
8. Pembahasan susunan pengurus dan pengawas
9. Pembahasan proses jabatan dan pengurus pengawas
10. Pembahasan anggaran dasar koperasi dan lain sebagainya.
Kemudian dari musyawarah tersebut yang telah diusulkan menghasilkan beberapa poin yang telah disepakati terdiri dari:
1. Menyetujui nama koperasi adalah koperasi merah putih desa kedondong
2. Menyetujui alamat, tempat kedudukan di dusun kelampai, desa kedondong, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
3. Menyetujui bentuk koperasi adalah koperasi serba usaha.
Adapun susunan pengurus berdasarkan kesepakatan hasil musyawarah terpilih
Nama jiman
Alamat dusun kelampai desa kedondong
Sebagai penasehat umum
Nama sudirman
alamat Dusun kelampai desa kedondong sebagai Ketua Umum.
Nama. Very yoga,
alamat: Dusun jelemuk dalam jabatan sebagai Sekertaris.
Nama. Aton Hermawan, alamat. Dusun nanas desa kedondong, jabatan Wakil Ketua Bidang Usaha
Nama Sahmin, alamat: Dusun kelampai desa kedondong, jabatan Wakil Ketua Bidang Anggota.
Dan nama feron, alamat Dusun kelampai, Desa kedondong, jabatan sebagai Bendahara.
Koperasi Merah Putih adalah wadah yang didesain sebagai badan usaha multifungsi yang dapat menjalankan berbagai unit layanan strategis, mulai dari toko sembako, klinik desa, apotek, hingga layanan simpan pinjam dan cold storage. Beberapa koperasi juga diarahkan untuk menjadi mitra penyalur bantuan sosial dan pengelola layanan kesehatan dasar.
Pemerintah Kabupaten/Kota terus mendorong penyelesaian tahap-tahap kritis, termasuk penguatan kelembagaan koperasi dan pelibatan pendamping desa. Isu-isu strategis seperti ketersediaan lahan, keterbatasan SDM pengelola, serta integrasi dengan BUMDes ditangani dengan pendekatan berbasis potensi lokal.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, dalam kesempatan terpisah menegaskan bahwa inisiatif koperasi desa bukanlah proyek jangka pendek, melainkan bagian dari pembenahan menyeluruh sistem pangan nasional.
“Pangan yang adil dan terjangkau harus dimulai dari desa. Koperasi adalah wajah baru dari sistem pangan kita yang lebih inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Selaras dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut menegaskan dampak positif dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, ia yakin ekonomi desa akan terus maju.
“Koperasi Merah Putih ini, konsepnya langsung dari Bapak Presiden. Bapak Presiden kita ini selain patriotik, juga punya konsep yang bagus dan luar biasa. Jadi setelah pangan kita bagus, sekarang kita ditugaskan Kopdes Merah Putih ini untuk membangun ekosistem ekonomi di desa, agar desa-desa itu berkembang. Ekonominya ramai,” jelas Zulkifli Hasan.
*Penulis: Slamet Kpksigap com kalbar*
*Sumber: sudirman/feron*



