Manggarai Barat , kpksigap.com – // Desas-desus kenaikan harga tebusan pupuk subsidi melampaui harga eceran tertinggi ( HET) di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong Lembaga Monitoring Independen Nusa Tenggara Timur (LMI-NTT) melakukan pemantauan dan investigasi mendalam Penyaluran Pupuk Subsidi sebanyak 14.500 ton tahun 2025.
” Kami mendengar adanya desas-desus ditengah warga kelompok tani ( Poktan ) di 169 desa dan kelurahan di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat adanya kenaikan harga tebusan pupuk subsidi hingga melampaui harga eceran tertinggi ( HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah akibat ulah oknum pengecer pupuk subsidi di daerah ini. Hal ini mendorong kami untuk melakukan pemantauan dan investigasi mendalam Penyaluran Pupuk subsidi guna memastikan penyaluran pupuk subsidi oleh pengecer kepada petani sesuai het , atau justru melampaui ,” ungkap Ketua LMI-NTT, Marsel Pelealu kepada
Tim Investigasi Nasional Media KPK-SIGAP di Puing , Desa Waka, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa 28/5/2025.
Himpun Pernyataan Petani Penerima Pupuk Subsidi Soal Het.
Sebelumnya , keluhan warga Kelompok Tani di sejumlah desa di Kecamatan Pacar, mahalnya harga tebusan pupuk subsidi melampaui harga eceran tertinggi (HET) akibat ulah oknum pengecer , diakui Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP) Kecamatan Pacar, Beny Mursono ,SP., dikediamannya di Compang , Desa Compang , Kecamatan Pacar saat ditemui Tim Investigasi Nasional Media KPK-SIGAP, Minggu 18/5/2025.
” Ya, kami juga sempat mendengar keluhan sejumlah warga kelompok tani di wilayah ini tentang kenaikan harga tebusan pupuk subsidi yang dirasa sangat membebani para petani .Konon, harga tebusan pupuk subsidi oleh petani penerima pupuk subsidi yang kami dengar berkisar antara Rp 320.000 sampai dengan Rp 340.000 per pasang dengan rincian pupuk urea 1 karung ukuran 50 kg dan pupuk Ponska ukuran 50 kg 1 karung atau 1 sak . Tetapi , kami belum bisa menyikapi keluhan warga karena belum ada bukti kuat yang membenarkan adanya kenaikan harga tebusan pupuk subsidi akibat ulah oknum pengecer,” terangnya.
Menyikapi hal ini , LMI-NTT bergerak lintas desa , termasuk Desa Golo Lajang Barat menemui sejumlah warga kelompok tani seraya menghimpun pernyataan tentang nilai nominal tebusan pupuk subsidi yang telah mereka bayarkan kepada pengecer pupuk subsidi Kecamatan Pacar, Selasa , 27/5/2025.
Kades Golo Lajang Barat Sambut Positif Kehadiran LMI-NTT.
Liputan media ini di Kantor Desa Golo Lajang Barat di Wunat , Selasa, , 27/5/2025, Kepala Desa ( Kades ) Golo Lajang Barat, Fransiskus Dagung sangat antusias menerima kunjungan Ketua dan Sekretaris LMI NTT, Marsel Pelealu dan Adrianus Jehamat.
” Sebagai Kepala Desa Golo Lajang Barat, Saya memandang positif kehadiran LMI-NTT di desa ini melakukan monitoring penyaluran pupuk subsidi oleh pengecer kepada warga kelompok tani di Desa ini. Hal ini tentunya untuk membantu melindungi warga masyarakat, khususnya para petani penerima pupuk subsidi agar mendapatkan pupuk subsidi dengan harga tebusan sesuai aturan main, sesuai HET,” tegasnya.
Dirinya sungguh berharap , kehadiran LMI-NTT didesanya dapat membantu untuk menyatukan dua perasaan yakni perasan dari pengecer pupuk subsidi tingkat Kecamatan Pacar dan perasaan dari petani penerima pupuk subsidi. Pengecer boleh dapat untung , tetapi para petani jangan sampai dirugikan. Olehnya , penyaluran pupuk subsidi hendaknya dilakukan sesuai aturan main,” pintanya .
Kades Golo Lajang Barat juga ikut mendengar adanya desas-desus kenaikan harga tebusan pupuk subsidi di desa yang ia pimpin.
” Saya mendengar adanya desas-desus kenaikan harga tebusan pupuk subsidi, tetapi saya belum tahu pasti kebenarannya . Sebab , saya sendiri tidak menerima pupuk subsidi sehingga tidak tahu persis soal adanya desas-desus ini. Untuk ini , saya persilahkan LMI -NTT untuk tanya langsung sama anggota kelompok tani penerima pupuk subsidi.” tuturnya seraya mendukung langkah LMI-NTT memantau dan menginvestigasi penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Manggarai Barat, termasuk di desa ini.
” Silahkan LMI-NTT temui warga kelompok tani di desa saya. Tanyakan apa yang ingin diketahui dari mereka .”
Dalam pertemuan ini , kehadiran LMI- NTT mendapat sambutan hangat dari Kades Frans Dagung , bersama Sekdes , Marselinus Santos, didampingi Kepala Dusun ( Kadus ) Mawe, Adrianus Jemadun, Kadus Kuleng, Agustinus Mahon, Kadus Wunat , Robertus Belamius, dan Kepala Seksi Pemerintahan ( kasipem) Desa Golo Lajang Barat, Silfester Paru.***
Manado, kpksigap.com – Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Kesejahteraan (BAPEKIS) BSG kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial […]
Kukar, kpksigap.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, beserta keluarga melaksanakan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/2025 M di Masjid Jami […]
Bumdes Berkah Mulyo Gelar Panen Raya Jagung di Desa Kampung Melayu Rejang Lebong,kpksigap.com– Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berkah Mulyo, Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani […]