DPW Alppind Sulawesi Utara Resmi Melantik Pengurus Baru Alppind Sulawesi Utara dan Kota Manado, Berkomitmen Wujudkan Keluarga Harmonis, Sejahtera, dan Tangguh
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Lembaga Pemberdayaan Perempuan Indonesia (Alppind) Sulawesi Utara Hj. Nur Amalia SM, resmi melantik jajaran pengurus DPW Alppind Sulut dan DPD Alppind Manado dalam sebuah seremoni di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Manado pada Senin (12/05/2025). Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.
Acara dihadiri oleh Ketua Umum DPP Alppind, Dr. Astiana Bakti Sinaga, M.Si, serta sejumlah tokoh penting, antara lain perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Dinas P3D Provinsi Sulut Wanda L.C. Musu, SE, ME, perwakilan Wali Kota Manado, Kepala Dinas Pangan Ir. Meisye H.N. Wollah, M.Si, unsur kepolisian dari Polresta Manado, Dewan Kehormatan Alppind, H. Amir Liputo, SH, akademisi, serta para aktivis perempuan dan keluarga.
Ketua DPW Alppind Sulut yang baru, Hj. Nur Amalia, menyatakan bahwa kepercayaan yang diberikan menjadi tanggung jawab besar untuk menjadikan Alppind sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun keluarga Indonesia yang kuat dan berdaya.
> “Kami akan fokus pada program-program nyata yang menyentuh kebutuhan keluarga, terutama perempuan dan anak, melalui pendidikan, advokasi, dan pemberdayaan,” tegas Nur Amalia.
Dalam menjalankan misinya, Alppind Sulut menempatkan pendidikan keluarga dan perlindungan anak sebagai prioritas utama, dengan mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga.
Program-program unggulan Alppind Sulut meliputi:
1. Pelatihan Pengasuhan Positif dan Pendidikan Karakter Anak
Mendukung pembentukan generasi berkualitas melalui pelatihan pola asuh berbasis nilai moral, kemandirian, dan kasih sayang sesuai prinsip Pengasuhan Alternatif yang diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 44 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pengasuhan Anak.
2. Pendidikan Kecakapan Hidup bagi Perempuan dan Anak
Program ini menyasar keluarga prasejahtera untuk meningkatkan keterampilan hidup dan literasi ekonomi, sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta UU No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
3. Kampanye Pendidikan Gender dan Anti-Kekerasan
Mendorong lingkungan belajar yang aman dan inklusif melalui edukasi gender dan pencegahan kekerasan di sekolah serta komunitas, sejalan dengan prinsip-prinsip dalam Konvensi CEDAW (yang telah diratifikasi melalui UU No. 7 Tahun 1984) dan UU Perlindungan Anak No. 35 Tahun 2014.
* Penghargaan untuk Perempuan Tangguh
Dalam acara tersebut, DPD Alppind Manado memberikan sertifikat penghargaan kepada lima ibu rumah tangga yang dianggap tangguh dan berdedikasi dalam menopang ekonomi keluarga, yakni:
“Ibu Fatmawati Soleman, Ibu Jumriah Ngoli, Ibu Euis Saiki, Ibu Heni Irawati Karim, Ibu Aisyah Radjaku”.
Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi terhadap peran ibu tangguh sebagai agen perubahan di tingkat keluarga dan komunitas.
Visi:
Menjadi organisasi yang profesional, mandiri, dan berdaya saing dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta pembangunan keluarga Indonesia yang sejahtera dan bermartabat.
Misi:
1. Meningkatkan kapasitas dan partisipasi aktif perempuan dalam pembangunan melalui pendidikan, pelatihan, dan advokasi.
2. Mendorong terbentuknya keluarga harmonis, berdaya, dan resilien sebagai pilar utama pembangunan masyarakat.
3. Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil.
4. Mengembangkan jaringan kerja antar-lembaga perempuan untuk memperkuat gerakan sosial berbasis keluarga.
5. Mengawal kebijakan publik yang responsif gender dan pro-keluarga, sebagaimana amanat UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM dan prinsip-prinsip Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Ketua DPW Alppind Sulut, Nur Amalia, menegaskan arah ke depan organisasi yaitu:
– Meningkatkan kontribusi Alppind dalam pembangunan daerah dan nasional.
– Menggerakkan solidaritas masyarakat dalam gerakan pemberdayaan keluarga.
– Mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 5 (Kesetaraan Gender) dan Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat).
> “Kami percaya bahwa membangun bangsa dimulai dari rumah. Bersama Alppind, keluarga akan menjadi pusat perubahan menuju masa depan yang adil, cerdas, dan sejahtera,” tutup Nur Amalia.
PT. Alliance Dianjurkan Pekerjakan Kembali 2 Buruh Di PHK, Disnaker Simalungun Keluarkan Surat Anjuran. Simalungun -kpk sigap Dua Pekerja di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh […]
Tebing Tinggi,Kpksigap.com-Polres Tebing Tinggi melalui Bhabinkamtibmas Polsek Padang Hulu, Aipda Pirman Manurung, bersama Aiptu TM Sitorus, melaksanakan kegiatan mediasi atau problem solving terkait permasalahan antarwarga, […]
Minahasa Utara, kpksigap.com, Senin, 18 Agustus 2025. Semangat kebangsaan berpadu dengan panggilan iman dalam perayaan penuh makna di Sulawesi Utara. Bertempat di Gedung Pertemuan GMAHK […]