KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Nasib nahas menimpa kakak beradik saat berlibur di Pantai Seranit, Kelurahan Lateng, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Saat bermain pasir di tepi pantai, Kedua kakak beradik itu terseret arus hingga tenggelam pada Kamis, (3/4/2025), Diketahui korban berinisial AFHK (10) dan MDDS (8) Keduanya merupakan warga Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi.
Kapolsek Banyuwangi Kota AKP Hendry Christianto mengatakan awalnya kedua anak itu berlibur di pantai bersama orang tuanya, “Kedua bocah itu awalnya bermain pasir di tepi pantai,” katanya pada Jumat (4/4/2025).
Selanjutnya tanpa disadari orang tuanya, kedua anak itu sudah berada di tengah perairan, Orang tua korban pun panik dan berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar, “Diketahui korban berinisal AFHK berjenis kelamin perempuan dan MDDS berjenis kelamin laki-laki,” ungkapnya.
Kedua bocah itu terseret arus pantai hampir 15 meter dari bibir pantai. Keduanya pun berhasil diselamatkan warga, “Kedua bocah itu dievakuasi dari perairan dengan kondisi tak sadarkan diri,” terangnya.
Namun nahas, dalam perjalan menuju ke rumah sakit AFHK tak dapat tertolong dan meninggal dunia, Sementara adiknya MDDS masih dapat diselamatkan dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan.
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi mengatakan jika kecelakaan laut di Pantai Setanit akibat kelalaian, “Kami sudah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa saksi mata,” ujarnya.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian terhadap para orang tua yang membawa anaknya berlibur di pantai agar tetap waspada, “Kami juga akan melakukan sosialisasi di tempat wisata area pantai lebih intensif lagi agar kejadian ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.ungkap:(Kurnia/Tim Media Investigasi Kpk Sigap)




