Rakor “Ngapeh Hambat” di pimpin langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara

Tenggarong, Kpksigap.com – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, didampingi Wakil Bupati Rendi Solihin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono, memimpin rapat koordinasi (rakor) “Ngapeh Hambat” di Ruang Serbaguna Bappeda Kutai Kartanegara. Rakor ini dihadiri oleh para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan camat se- Kutai Kartanegara guna mempertegas implementasi ASN Berakhlak serta menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Pembahasan rakor kali ini adalah tentang konsep ASN Berakhlak menjadi perhatian utama. Bupati Edi menegaskan bahwa implementasi nilai-nilai ASN Berakhlak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara harus lebih diperkuat dan ditindaklanjuti dengan langkah strategis yang jelas.

“Ngapeh Hambat ini mempertegas kembali konsep ASN Berakhlak dengan pendampingan langsung dari konsultan yang ditunjuk oleh BKPSDM, ” ujar Edi Damansyah.
Sebagai bentuk komitmen, para kepala OPD melakukan penandatanganan kesepakatan bersama. Bupati juga menyatakan bahwa konsep ASN Berakhlak sudah berjalan dengan baik, salah satunya melalui Gerakan Etam Mengaji (GEMA) Kutai Kartanegara, yang kini telah diterapkan di seluruh OPD.

“Ke depan, akan ada forum-forum lanjutan untuk memperdalam implementasi konsep ini,”tambahnya.
Selain itu, rakor ini juga menyoroti implementasi efisiensi anggaran, yang saat ini masih dalam proses dan ditargetkan selesai pada Maret 2025. Hal ini sejalan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025, yang menuntut agar seluruh program dan kegiatan belanja dalam APBD 2025 dapat dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas.

Bupati Edi menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan mengganggu program dan belanja daerah, meskipun ada kemungkinan perubahan regulasi yang bergantung pada revisi peraturan yang berlaku.
“insya Allah, efisiensi ini dapat berjalan dengan baik tanpa menghambat kegiatan dan belanja daerah di Kutai Kartanegara,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sukoco, memaparkan berbagai langkah efisiensi anggaran yang telah dilakukan oleh Pemkab Kutai Kartanegara. Rakor kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama, yang dilakukan oleh bupati, wakil bupati, sekda, para asisten, kepala OPD, dan camat se-Kukar sebagai bentuk kesiapan untuk mengawal kebijakan ini di lapangan.

Penulis Hn Gea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *